Lompat ke isi

Neisseria meningitidis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 22.38 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28553413; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Neisseria meningitidis adalah bakteri gram-negatif penyebab penyakit meningitis, meningokokus dan meningococcemia. Bakteri ini pertama kali diisolasi pada tahun 1887. Karakteristik dari N. meningitidis adalah aerobik dan berbentuk diplokokus. Bakteri ini dapat menghasilkan kapsul polisakarida dan enzim oksidase. Penyebaran bakteri ini umumnya melalui pernapasan atau respirasi. Endotoksin yang dihasilkan N. meningitidis dapat masuk ke dalam pembuluh darah dan menyebabkan pendarahan akibat kerusakan pembuluh darah. Untuk mengatasi infeksi bakteri ini, dapat digunakan antibiotik penisilin atau sefalosporin. Dari 13 serogrup (kelompok berdasarkan antigen yang dihasilkan) N. meningitidis yang telah ditemukan (dinamakan A, B, C, D, E, H, I, K, L, W-135, X, Y, dan Z), serogrup yang umumnya menyebabkan infeksi adalah A, B, C, 29E, dan W-135.

Pertumbuhan

N. meningitidis tumbuh optimal pada kisaran suhu 36°–37 °C. Bakteri ini tumbuh dengan baik pada media yang mengandung darah, serum darah, ataupun media lain yang diperkaya dengan glukosa. Pada media agar darah, bakteri ini membentuk koloni kecil yang cenderung cembung, transparan, dan mengilap.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28553413 (2025-11-19T19:34:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.