Tulang spongiosa
Tulang spongiosa (atau juga disebut tulang spons) adalah salah satu dari dua jenis jaringan internal yang membentuk tulang. Jaringan yang lainnya disebut tulang korteks.
Tulang spongiosa memiliki rasio luas permukaan terhadap volume yang lebih tinggi daripada tulang kortikal karena tulang spongiosa tidak sepadat tulang kortikal. Maka dari itu, tulang ini memiliki sifat yang jauh lebih lembut dan fleksibel. Berkat luas permukaan yang lebih besar, tulang ini lebih cocok untuk aktivitas-aktivitas metabolisme, seperti pertukaran ion kalsium. Tulang spongiosa biasanya dapat ditemui di ujung tulang-tulang panjang, persendian, dan bagian dalam tulang belakang. Tulang ini sangat vaskular dan sering kali mengandung sumsum tulang merah yang menjadi tempat terjadinya proses hemopoesis (produksi sel darah).
Apabila terjadi osteoporosis (khususnya setelah menopause), tulang spongiosa lebih terkena dampak penyakit tersebut daripada tulang kortikal.
Referensi
- Netter, Frank H. (1987), Musculoskeletal system: anatomy, physiology, and metabolic disorders. Summit, New Jersey: Ciba-Geigy Corporation ISBN 0-914168-88-6
Pranala luar
- - "Cartilage and Bone and Bone Histogenesis: trabecular, woven and lamellar bone"
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27504790 (2025-07-06T13:25:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.