Lompat ke isi

Bioakumulasi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 22.52 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28522790; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Bioakumulasi atau penumpukan hayati adalah penimbunan substansi di dalam tubuh suatu organisme. Bioakumulasi terjadi ketika suatu substansi diserap oleh tubuh organisme dengan laju yang lebih cepat daripada pengeluaran substansi tersebut lewat proses katabolisme dan ekskresi. Semakin panjang waktu paruh biologis suatu substansi, maka semakin besar risiko keracunan yang dihadapi, bahkan jika konsentrasi racun tersebut tidak terlalu tinggi.

Proses bioakumulasi dapat diprediksi dengan menggunakan pemodelan ilmiah. Contohnya adalah bioakumulasi raksa pada ikan: raksa dapat mengalami bioakumulasi dalam tubuh manusia yang memakan ikan dengan jumlah yang besar.

Biotransformasi dapat membantu memodifikasi proses bioakumulasi bahan kimia di dalam tubuh suatu organisme.

Biokonsentrasi merupakan konsep yang terkait dengan konsep bioakumulasi, tetapi konsep ini lebih spesifik mengacu kepada penumpukan suatu substansi dari air. Sementara itu, proses bioakumulasi berasal dari berbagai macam sumber, seperti air, makanan, udara, dan lain-lain.

Catatan kaki

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28522790 (2025-11-18T01:22:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.