Lompat ke isi

Hipotesis gen Tuhan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 22.54 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29216644; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Hipotesis gen Tuhan menyatakan bahwa spiritualitas manusia dipengaruhi oleh faktor keturunan dan dipengaruhi oleh gen tertentu, yang disebut vesikular monoamine transporter 2 (VMAT2), yang memengaruhi manusia terhadap pengalaman spiritual atau pengalaman mistik. Gagasan ini pada awalnya diajukan oleh ahli genetika Dean Hamer dalam buku tahun 2004 berjudul The God Gene: How Faith is Hardwired into our Genes.

Hipotesis gen Tuhan didasarkan pada kombinasi studi genetik perilaku, neurobiologis dan psikologis. Argumen utama hipotesis ini adalah: (1) spiritualitas dapat diukur dengan pengukuran psikometri; (2) kecenderungan yang mendasari spiritualitas sebagian diwariskan; (3) bagian dari heritabilitas ini dapat dikaitkan dengan gen VMAT2; (4) gen ini bekerja dengan mengubah kadar monoamina; dan (5) spiritualitas memberikan keuntungan evolusioner dengan memberikan individu rasa optimisme bawaan.

Referensi

Sumber

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29216644 (2026-05-11T20:57:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.