Lompat ke isi

Penolakan transplantasi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 03.26 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22487602; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Penolakan transplantasi terjadi ketika jaringan yang ditransplantasi ditolak oleh sistem imun penerimanya, sehingga jaringan yang ditransplantasi pun rusak. Penolakan transplantasi dapat dikurangi dengan menentukan kemiripan molekuler antara penyumbang dan penerima, serta dengan menggunakan obat imunosupresif seusai transplantasi.

Penolakan ini sendiri merupakan respons imun adaptif (melalui perantara sel T pembunuh yang memicu apoptosis pada sel sasaran) serta imunitas humoral (melalui perantara sel B teraktivasi yang mengeluarkan molekul-molekul antibodi), walaupun terdapat juga komponen respons imun bawaan (fagosit).

Catatan kaki

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22487602 (2022-12-26T23:28:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.