Lompat ke isi

Mirmekologi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 03.31 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28046398; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Mirmekologi (dari bahasa Yunani: μύρμηξ, myrmex, "semut" dan λόγος, logos, "ilmu") adalah cabang entomologi yang memusatkan perhatian pada semut. Semut telah menjadi pilihan model untuk penelitian mengenai evolusi sistem sosial karena semut memiliki eusosialitas (organisasi sosial) yang kompleks dan beragam. Keanekaragaman dan peran mereka di ekosistem juga menjadikan mereka komponen yang penting dalam penelitian mengenai keanekaragaman hayati dan konservasi. Baru-baru ini, koloni semut juga diteliti dan dijadikan model dalam penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran mesin, jaringan interaktif kompleks, komputer paralel, dan bidang komputer lainnya.

Istilah "mirmekologi" dicetuskan oleh William Morton Wheeler (1865–1937). Pemikiran ilmiah pertama yang didasarkan pada pengamatan kehidupa nsemut dibuat oleh Auguste Forel (1848–1931) dari Swiss.

Catatan kaki

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28046398 (2025-10-17T03:01:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.