Lompat ke isi

Penjalinan RNA

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 03.40 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29590780; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Penjalinan RNA atau penyambungan RNA (), dalam biologi molekuler, adalah bentuk pemrosesan RNA di mana transkrip prekursor RNA duta (pre-mRNA) yang baru dibuat ditransformasikan menjadi RNA duta (messenger RNA, mRNA) matang. Selama penjalinan, intron dibuang dan ekson digabungkan. Untuk gen yang dikodekan nukleus, penjalinan terjadi di dalam inti sel baik selama atau segera setelah transkripsi. Untuk gen eukariotik yang mengandung intron, penjalinan biasanya diperlukan untuk membuat molekul mRNA yang dapat ditranslasi menjadi protein. Untuk banyak intron eukariotik, penjalinan dilakukan dalam serangkaian reaksi yang dikatalisis oleh spliseosom, suatu kompleks ribonukleoprotein nukleus kecil (small nuclear ribonucleoprotein, snRNP). Intron penjalin sendiri, atau ribozim yang mampu mengkatalisis eksisinya sendiri dari molekul RNA induknya, juga ada.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


el:Συναρμογή (βιολογία)


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29590780 (2026-08-17T02:04:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.