Lompat ke isi

Cekungan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 03.51 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28719558; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Cekungan dalam geologi adalah suatu bentang alam yang berbentuk cekung atau melengkung ke bawah dari daerah di sekelilingnya. Cekungan dapat terbentuk melalui berbagai mekanisme, yaitu:


Mekanisme terkait erosi:

Mekanisme terkait keruntuhan:

Mekanisme terkait tumbukan:

  • Kawah tumbukan: Cekungan yang terbentuk dari tabrakan antar benda langit, seperti kawah meteor

Mekanisme terkait pengendapan:

Mekanisme terkait struktural atau tektonik:

  • Graben: hasil dari patahan pada kulit bumi yang mengalami depresi dan terletak di antara dua bagian yang lebih tinggi
  • Palung: Cekungan garis yang dalam di lantai samudra, terbentuk dari proses subduksi antara sesama kerak samudra atau dengan kerak benua

Mekanisme terkait vulkanisme:

  • Kaldera: Cekungan yang terbentuk dari runtuhnya dinding gunung berapi setelah terjadinya letusan besar
  • Maar: Cekungan yang terbentuk dari letusan freatomagmatik hasil interaksi antara magma dan air


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28719558 (2025-12-20T01:18:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.