Lompat ke isi

Daur nutrien

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 08.47 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 21107016; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Daur nutrien atau daur hara (disebut juga daur ulang ekologis) adalah perpindahan dan pertukaran materi organik dan anorganik kembali ke produksi materi. Aliran energi merupakan jalur yang searah dan nonsiklik, sedangkan pergerakan nutrisi mineral bersifat siklik. Daur mineral meliputi siklus karbon, siklus sulfur, siklus nitrogen, siklus air, siklus fosfor, siklus oksigen, dan lainnya yang terus-menerus didaur ulang bersama dengan unsur hara mineral lainnya menjadi nutrisi ekologis yang produktif.

Garis besar

Daur nutrien merupakan sistem daur ulang alam. Semua bentuk daur ulang memiliki putaran umpan balik yang menggunakan energi dalam prosesnya untuk mengembalikan atau menggunakan kembali sumber daya material. Dalam ekologi, sebagian besar daur ulang diatur selama proses pembusukan. Ekosistem memanfaatkan keanekaragaman hayati dalam jaring-jaring makanan untuk mendaur ulang bahan alamiah, seperti nutrisi mineral dan air. Dalam sistem alami, daur ulang merupakan salah satu dari banyak layanan ekosistem yang menopang dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat manusia.

Daur ulang ekologis

Contoh daur ulang ekologis terjadi dalam pencernaan enzimatik selulosa. "Selulosa, salah satu senyawa organik yang paling melimpah di Bumi, adalah polisakarida utama pada tumbuhan yang merupakan bagian dari dinding sel. Enzim pengurai selulosa berpartisipasi dalam daur ulang ekologis alami bahan tumbuhan." Perbedaan ekosistem dapat memunculkan variasi dalam laju daur ulang zat sisa (zat sampah), yang menciptakan umpan balik yang kompleks terkait faktor-faktor seperti dominasi kompetitif spesies tanaman tertentu. Perbedaan laju dan pola daur ulang ekologi mewariskan efek lingkungan dengan implikasi bagi evolusi ekosistem pada masa depan.

Ilustrasi

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 21107016 (2022-05-16T03:47:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.