Lompat ke isi

Peperangan biologis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 13.18 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29576236; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Peperangan biologis adalah penggunaan toksin biologi atau agen infeksius seperti bakteri, virus, dan jamur dengan tujuan membunuh atau melumpuhkan daya tahan manusia, hewan atau tumbuhan sebagai sebuah tindakan perang. Senjata biologis (sering disebut "bio-senjata", "agen ancaman biologis", atau "bio-agen") adalah organisme hidup atau entitas yang direplikasi (virus, yang secara universal tidak dianggap "hidup") yang mereproduksi atau mereplikasi dalam korban-korban mereka. Perang entomologi (serangga) juga dianggap jenis senjata biologis. Jenis perang ini berbeda dari perang nuklir dan perang kimia, yang bersama dengan peperangan biologis disebut, NBC, akronim militer dari perang nuklir, biologi, dan chemical () menggunakan senjata pemusnah massal. Tidak ada senjata tersebut yang menjadi senjata konvensional, yang utamanya dikembangkan untuk potensi ledak, kinetik atau insendiari mereka.

Senjata biologis dipakai dalam berbagai cara untuk meraih kemajuan strategis atau taktikal terhadap musuh, baik melalui ancaman atau penggunaan sebenarnya. Seperti beberapa senjata kimia, senjata biologis juga digunakan sebagai senjata penyangkalan kawasan.

Referensi

Bacaan tambahan

  • Alibek, K. and S. Handelman. Biohazard: The Chilling True Story of the Largest Covert Biological Weapons Program in the World– Told from Inside by the Man Who Ran it. Delta (2000) ISBN 0-385-33496-6
  • Appel, J. M. Is all fair in biological warfare? The controversy over genetically engineered biological weapons, Journal of Medical Ethics, Volume 35, pp. 429–432 (2009).
  • Crosby, Alfred W., Ecological Imperialism: The Biological Expansion of Europe, 900–1900 (New York, 1986).
  • Cross, Glenn. Dirty War: Rhodesia and Chemical Biological Warfare, 1975–1980. Helion & Company (2017) ISBN 978-1-911512-12-7
  • Dembek, Zygmunt (editor), Medical Aspects of Biological Warfare ; Washington, DC: Borden Institute (2007).
  • Endicott, Stephen and Edward Hagerman, The United States and Biological Warfare: Secrets from the Early Cold War and Korea, Indiana University Press (1998). ISBN 0-253-33472-1
  • Knollenberg, Bernhard, "General Amherst and Germ Warfare," Mississippi Valley Historical Review (1954), 41#3 489–494. British war against Indians in 1763 in JSTOR
  • Leitenberg, Milton, and Raymond A. Zilinskas. The Soviet Biological Weapons Program: A History (Harvard University Press, 2012) 921 pp
  • Maskiell, Michelle, and Adrienne Mayor. "Killer Khilats: Legends of Poisoned Robes of Honour in India. Parts 1 & 2." Folklore [London] 112 (Spring and Fall 2001): 23–45, 163–82.
  • Mayor, Adrienne, Greek Fire, Poison Arrows & Scorpion Bombs: Biological and Chemical Warfare in the Ancient World. Overlook, 2003, rev. ed. 2009. ISBN 1-58567-348-X.
  • Pala, Christopher (19??), Anthrax Island
  • Preston, Richard (2002), The Demon in the Freezer, New York: Random House.
  • Woods, Lt Col Jon B. (ed.), USAMRIID’s Medical Management of Biological Casualties Handbook, 6th edition, U.S. Army Medical Institute of Infectious Diseases, Fort Detrick, Maryland (April 2005).

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29576236 (2026-08-14T09:52:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.