Lompat ke isi

Bangkai

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 13.44 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27084360; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Bangkai atau buntau adalah tubuh hewan atau manusia yang telah mati. Bangkai merupakan makanan penting bagi berbagai karnivora dan omnivora di sebagian besar ekosistem yang ada di bumi ini. Burung pemakan bangkai, elang, hyena, setan tasmania, koyote, komodo, oposum virginia, serangga yang tergolong famili Silphidae dan Sarcophagidae, serta belatung diketahui memakan bangkai.

Bangkai mulai membusuk segera setelah kematian hewan dan mengundang serangga serta bakteri untuk melakukan pembusukan. Tidak lama setelah itu, senyawa cadaverine dan putrescine keluar dari bangkai sebagai hasil dari aktivitas bakteri dan menyebabkan bau busuk.

Beberapa jenis tumbuhan dan fungi memiliki bau busuk seperti bangkai untuk menarik perhatian serangga sehingga membantu perkembangbiakan tumbuhan dan fungi tersebut. Tumbuhan yang terkenal seperti bunga bangkai dan fungi yang tergolong famili Phallaceae diketahui mengeluarkan bau busuk seperti bangkai.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27084360 (2025-03-28T01:45:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.