Lompat ke isi

Akar tinggal

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 13.49 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27487465; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Akar tinggal atau rizoma (dari bahasa Yunani rhizoma = massa akar) adalah batang tanaman yang tumbuh secara horizontal di bawah permukaan tanah dan berfungsi seperti akar. Meskipun disebut "akar", struktur ini sejatinya adalah batang yang mengalami modifikasi. Akar tinggal menyimpan cadangan makanan dan dapat menghasilkan tunas-tunas baru yang tumbuh menjadi individu tanaman baru.

Ciri-ciri

Akar tinggal memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Tumbuh horizontal di bawah tanah
  • Memiliki ruas dan buku
  • Terdapat tunas-tunas yang dapat tumbuh menjadi batang tegak
  • Menyimpan cadangan makanan dalam bentuk pati

Fungsi

Beberapa fungsi akar tinggal, antara lain:

  • Sebagai organ penyimpanan makanan cadangan
  • Alat perbanyakan vegetatif alami
  • Memperkokoh posisi tanaman di tanah


Contoh tumbuhan dengan akar tinggal

Beberapa contoh tumbuhan yang memiliki akar tinggal:


Perbedaan dengan umbi

Akar tinggal sering disamakan dengan umbi, padahal keduanya berbeda. Perbedaannya adalah:

  • Akar tinggal merupakan batang bawah tanah dengan ruas dan buku, sedangkan umbi merupakan pembengkakan jaringan akar atau batang tanpa ruas yang jelas.
  • Akar tinggal tumbuh horizontal, sementara banyak umbi tumbuh secara vertikal.

Manfaat bagi manusia

Akar tinggal dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti:

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27487465 (2025-07-02T06:26:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.