Lompat ke isi

Anilios

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 17.28 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27959306; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Anilios adalah genus ular buta yang terutama menyebar di Australia hingga bagian selatan Pulau Papua. Jumlah spesies dalam genus Anilios sebanyak 43-44 spesies. Spesies tipe untuk genus Anilios adalah Anilios australis ().

Etimologi

Dari perkataan Gerika "an~" ('tanpa’) dan kata "helios" ('matahari'), menggambarkan kebiasaan hidup kebanyakan jenis ular ini yang menyelusup di dalam tanah yang gelap (fossorial).

Pengenalan

Anilios terbedakan dari marga-marga ular buta yang lainnya karena memiliki hemipenis yang dapat dijulurkan keluar, kantung-kantung retrokloakal, ketiadaan perisai frontorostral, serta perisai prefrontal yang berpasangan. Karakter-karakter penting yang lain adalah:

  • berukuran kecil hingga besar (panjang total 60–750 mm)
  • tubuh gemuk hingga ramping (rasio panjang/lebar tubuh 20–122)
  • sisik-sisik di tengah badan dalam 16–24 deret; biasanya sama banyak baik di dekat kepala maupun di dekat ekor
  • 263–750 deret sisik dorsal di sepanjang tubuh
  • berekor pendek hingga panjang (0,9–7,7% panjang total) dengan 8–36 deret sisik subkaudal (rasio panjang/lebar ekor antara 0,8–4,4), dengan duri ujung ekor kecil.
  • profil kepala dari sisi dorsal membulat; sementara dari sisi lateral membulat hingga meruncing
  • perisai rostral sempit hingga lebar (0,23–0,75 lebar kepala)
  • sutura (sambungan) perisai nasal bagian bawah menyentuh perisai supralabial pertama atau kedua atau perisai preokular
  • perisai preokular bersentuhan dengan perisai supralabial kedua atau ketiga; susunan sisik-sisik supralabial (bibir atas) bertipe T-III, yakni perisai supralabial ketiga bertumpang tindih dengan perisai okular atau subokular
  • mata berukuran sedang, dengan pupil yang jelas atau tereduksi menjadi bintik mata
  • serta, perisai postokular berjumlah 1-4.

Warna di sisi dorsal (punggung) biasanya cokelat, cokelat terang, cokelat kemerahan, cokelat keunguan, hingga hitam; dan krem, putih atau kuning di sisi ventral (perut), tetapi pada beberapa spesies bagian ini berwarna kemerah jambuan (tak berpigmen).

Agihan

Marga ini terutama menyebar di benua Australia; dengan dua spesiesnya (A. leucoproctus dan A. torresianus) menyeberang hingga bagian selatan Pulau Papua. Sedangkan A. erycinus menyebar terbatas (endemik) di Papua.

Spesies

Ada sekitar 44 spesies anggotanya:


Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27959306 (2025-10-13T02:05:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.