Axolotl
Axolotl berasal dari bahasa Nāhuatl āxōlōtl ("monster air") atau salamander naga air (Ambystoma mexicanum) adalah salamander neotenik yang berhubungan dekat dengan salamander harimau. Larva spesies ini tidak mengalami metamorfosis, sehingga axolotl dewasa tetap bersifat akuatik dan memiliki insang. Spesies ini juga disebut ajolote (juga merupakan nama umum untuk jenis-jenis salamander yang berbeda). Axolotl berasal dari berbagai danau, seperti Danau Xochimilco dan hewan ini menjadi hewan endemik Meksiko. Hewan ini sering digunakan dalam penelitian ilmiah karena mereka mampu meregenerasi hampir seluruh anggota tubuh. Kemampuan ini membuat sebagian orang menganggap axolotl sebagai hewan yang luar biasa.
Pada tahun 2010, axolotl air hampir punah, akibat urbanisasi di Ciudad de Mexico dan polusi air. Ikan dari luar Meksiko, seperti tilapia afrika dan karper asia, juga memakan axolotl muda dan sumber makanan utamanya. Akibatnya, axolotl saat ini termasuk ke dalam daftar merah spesies yang terancam punah.
Catatan kaki
Pranala luar
- Follow the Eggs, Hatchlings and Juveniles
- Mating Dance and Laying Eggs
- Follow the Eggs and Hatchlings (2nd Batch)
Axolotl semakin populer sebagai hewan peliharaan di berbagai negara,
termasuk Indonesia, sejak awal 2020-an. Axolotl yang dipelihara hampir
seluruhnya merupakan hasil penangkaran, bukan tangkapan alam, mengingat
status konservasi axolotl liar yang kritis terancam punah.
Axolotl peliharaan tersedia dalam berbagai variasi warna yang disebut morph, antara lain Leucistic (tubuh putih merah muda dengan mata hitam), Albino (putih bersih dengan mata merah), Golden Albino (kuning keemasan), Melanoid (hitam pekat), dan Marble (bermotif belang). Untuk pemeliharaan di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, axolotl membutuhkan pendingin air (chiller) atau ruangan ber-AC untuk menjaga suhu air tetap di kisaran 16–20 °C.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29448155 (2026-07-12T09:26:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.