Lompat ke isi

Cabak kota

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 22.23 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29223586; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Cabak kota atau cabak-maling kota (Caprimulgus affinis) adalah sejenis burung cabak yang hidup di Asia Selatan dan Tenggara. Burung tersebut disebut cabak kota karena merupakan jenis cabak yang paling umum dan paling sering ditemukan di kawasan perkotaan. Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai Savannah Nightjar.

Pengenalan

Burung cabak yang berukuran agak kecil, panjang tubuh dari paruh ke ekor sekitar 22 cm. Berwarna seragam, burung jantan mempunyai bulu ekor terluar putih yang khas. Garis putih di tenggorokan digantikan dengan dua bercak putih di samping. Terdapat bercak putih pada sayap. Betina lebih kemerahan, tanpa tanda putih di ekor.

Iris cokelat; paruh berwarna tanduk; kaki merah buram.

Kebiasaan

Terbang berputar-putar pada senja dan dini hari, sambil mengeluarkan suara tinggi meratap: "cwuirp", berulang-ulang secara teratur. Tertarik dengan lampu-lampu kota untuk memburu serangga yang beterbangan di sekitarnya. Pada siang hari burung ini diam berbaring di atas tanah atau pada atap gedung yang rata di perkotaan.

Cabak kota tercatat berbiak antara bulan Mei sampai Desember. Satu atau dua butir telurnya, berwarna kuning tua dengan bintik-bintik noda dan garis cokelat, diletakkan pada lekukan tanah yang digaruk. Tanpa bahan sarang apa pun.

Penyebaran dan status

Burung ini menyebar luas semenjak anak-benua India, Tiongkok selatan, Asia Tenggara, Sunda Besar, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Filipina. Umum terdapat di dataran rendah pada tempat yang kering dan terbuka, di dekat pantai, termasuk pula di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Di Jawa dan Kalimantan merupakan jenis cabak yang paling umum ditemukan.

Di kawasan Wallacea, cabak kota tercatat sebagai burung penetap umum. Menghuni padang rumput, sabana, hutan terbuka, lahan budi daya, dasar sungai yang mengering, dan lain-lain. Dari ketinggian permukaan laut hingga 1.100 m dpl di Sulawesi, dan 1.500 m dpl di Flores.

Anak jenis

Caprimulgus a. affinis paling menyebar luas. Setidaknya, dua anak jenisnya bersifat endemik di kawasan Wallacea, yakni C.a. propinquus di Sulawesi tengah dan utara; dan C.a. kasuidori di Sumba dan Sawu.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29223586 (2026-05-13T10:39:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.