Lompat ke isi

Perangkat lunak sebagai layanan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 17.54 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29180774; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Perangkat lunak sebagai layanan atau layan perangkat lunak () adalah suatu model penyampaian aplikasi perangkat lunak oleh suatu vendor perangkat lunak yang mengembangkan aplikasi web yang diinangi dan dioperasikan (baik secara mandiri maupun melalui pihak ketiga) untuk digunakan oleh pelanggannya melalui Internet.

Pelanggan tidak mengeluarkan uang untuk memiliki perangkat lunak tersebut melainkan hanya untuk menggunakan. Pelanggan menggunakan perangkat lunak tersebut melalui antarmuka pemrograman aplikasi yang dapat diakses melalui web dan sering kali ditulis menggunakan layanan web atau REST.

Istilah ini belakangan mulai lebih dipilih kalangan industri terkait sebagai pengganti istilah penyedia layanan aplikasi dan on-demand (sesuai permintaan).

Definisi NIST

National Institute of Standards and Technology (NIST) mendefinisikan SaaS sebagai kemampuan yang diberikan kepada konsumen untuk menggunakan aplikasi penyedia yang berjalan di infrastruktur cloud. Aplikasi dapat diakses dari berbagai perangkat klien melalui antarmuka tipis seperti browser web. Konsumen tidak mengelola atau mengendalikan infrastruktur cloud yang mendasarinya — termasuk jaringan, server, sistem operasi, penyimpanan, atau bahkan kemampuan aplikasi individual — kecuali pengaturan konfigurasi aplikasi tertentu yang terbatas kepada pengguna.

Karakteristik SaaS

Akses Multi-Perangkat

Pengguna dapat mengakses aplikasi SaaS dari komputer, laptop, tablet, atau smartphone melalui browser web. Tidak diperlukan instalasi perangkat lunak di sisi klien.

Model Berlangganan

SaaS umumnya menggunakan model pembayaran berbasis langganan: bulanan atau tahunan per pengguna, per fitur, atau per volume penggunaan. Model ini mengubah pengeluaran TI dari belanja modal (CapEx) menjadi belanja operasional (OpEx).

Pembaruan Otomatis

Penyedia SaaS bertanggung jawab atas semua pembaruan, penambal keamanan, dan pemeliharaan infrastruktur. Pengguna selalu menggunakan versi terbaru tanpa proses instalasi manual.

Multitenancy

Satu instansi perangkat lunak digunakan oleh banyak pelanggan (tenant) sekaligus, dengan data masing-masing pelanggan terisolasi secara logis. Arsitektur ini memungkinkan penyedia SaaS mengoperasikan layanan secara efisien dengan biaya per pelanggan yang rendah.

Skalabilitas Elastis

Kapasitas dapat ditingkatkan atau dikurangi sesuai kebutuhan, biasanya dalam hitungan menit, tanpa perlu penambahan hardware fisik.

Posisi SaaS dalam Model Layanan Cloud

SaaS adalah salah satu dari tiga model layanan komputasi awan utama:


Perbandingan SaaS dengan On-Premise

SaaS untuk Bisnis Kecil dan Menengah

Model SaaS sangat populer di kalangan usaha kecil dan menengah (UKM) karena:

  • Tidak memerlukan investasi awal yang besar untuk server dan lisensi
  • Tidak perlu departemen IT khusus untuk pemeliharaan
  • Dapat dicoba dengan risiko rendah (banyak yang menawarkan masa uji coba gratis)
  • Biaya dapat disesuaikan dengan pertumbuhan bisnis
  • Pembaruan fitur dan keamanan otomatis tanpa biaya tambahan

Contoh Kategori SaaS

Berbagai kategori aplikasi bisnis kini tersedia dalam model SaaS:

  • CRM — Salesforce, HubSpot
  • ERP — SAP Business ByDesign, Oracle NetSuite, Odoo (cloud)
  • Akuntansi — QuickBooks Online, Xero, Wave
  • Kolaborasi — Google Workspace, Microsoft 365, Slack
  • HR dan Penggajian — BambooHR, Workday
  • E-commerce — Shopify, WooCommerce (hosted)

Keamanan dan Kepatuhan Data

Adopsi SaaS memunculkan pertimbangan keamanan dan privasi data:

  • Data pelanggan tersimpan di infrastruktur penyedia — perlu evaluasi kebijakan privasi dan sertifikasi keamanan (ISO 27001, SOC 2)
  • Kepatuhan regulasi lokal — di Indonesia, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) mewajibkan pemrosesan data sesuai prinsip tertentu
  • Ketergantungan pada konektivitas internet — gangguan jaringan dapat menghentikan akses ke aplikasi

Lihat Pula

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29180774 (2026-04-30T13:33:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.