Lompat ke isi

Gorila timur

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 03.21 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29303505; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Gorila timur (Gorilla beringei) merupakan spesies yang terancam kritis dari genus gorila dan primata terbesar. Saat ini, spesies ini dibagi menjadi dua subspesies. Gorila Grauer, awalnya dikenal dengan gorila dataran rendah timur (G. b. graueri) merupakan spesies yang paling terkenal, berjumlah sekitar 3.800 ekor. Gorila gunung (G. b. beringei) hanya berjumlah 880 ekor. Uni Internasional untuk Konservasi Alam menyatakan adanya perburuan ilegal sehingga menyebabkan gorila tersebut terancam kritis.

Taksonomi

Terdapat dua subspesies terkenal dari gorila timur: gorila gunung (Gorilla beringei beringei) dari lereng gunung berapi Rwanda, Uganda, dan bagian timur Kongo; dan gorila Grauer atau gorila dataran rendah timur (Gorilla beringei graueri) di bagian timur Republik Demokratik Kongo.

Gorila Grauer dan gorila gunung pada awalnya diperkirakan sebagai dua dari tiga subspesies dari spesies tunggal gorila (Gorilla gorilla). Namun, penelitian genetik menunjukkan bahwa dua subspesies timur hubungan jauh lebih dekat dari subspesies barat: gorila barat dataran rendah (G. gorilla gorilla), yang dibenarkan klasifikasi terpisah. Dua subspesies timur saat ini diklasifikasikan sebagai G. beringei.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29303505 (2026-06-01T12:06:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.