Lompat ke isi

Echinococcus

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 03.34 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29690696; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Echinococcus adalah genus cacing pita dalam famili Taeniidae. Kelompok cacing ini mengakibatkan penyakit yang disebut ekinokokosis pada manusia dan hewan. Penyakit ini merupakan zoonosis yang bisa menular dari hewan ke manusia.

Inang definitif cacing pita ini adalah karnivor seperti anjing, serigala, rubah, dan singa. Cacing dewasa hidup di usus halus hewan-hewan karnivor tersebut dan menghasilkan telur cacing yang dikeluarkan bersama dengan tinja. Inang perantara kemudian terinfeksi dengan menelan telur cacing. Inang perantara Echinococcus biasanya adalah sapi, kambing, domba, unta, babi, herbivora liar, rodensia, dan terkadang manusia. Echinococcus granulosus merupakan spesies yang paling sering menginfeksi manusia, yang diikuti oleh E. multilocularis. Sementara itu, E. vogeli dan E. oligarthrus lebih jarang ditemui.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29690696 (2026-09-03T01:12:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.