Lompat ke isi

Kalkun padang

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 08.20 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28961797; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kalkun padang atau dalam skala internasional dikenal sebagai bustard adalah burung darat berukuran besar yang hidup terutama di daerah padang rumput yang kering dan di stepa Dunia Lama. Panjangnya berkisar antara 40 hingga 150 cm. Burung ini membentuk keluarga Otididae (), sebelumnya dikenal sebagai Otidae.

Kalkun padang adalah burung omnivora dan oportunistik yang memakan dedaunan, kuncup, biji, buah, vertebrata kecil, dan invertebrata. ada 26 spesies burung gaudya yang saat ini dikenal.

Etimologi

Dalam bahasa inggris, burung ini dikenal dengan nama bustard. Kata "bustard" berasal dari Bahasa Prancis kuno yakni bistarda dan beberapa bahasa lainnya: abetarda (Portugis), abetarda (Galisia), avutarda (Spanyol) yang digunakan untuk menyebut bustard besar. Seorang naturalis yakni William Turner mencantumkan ejaan bahasa Inggris bustard dan bistard pada tahun 1544.

Semua nama umum di atas berasal dari bahasa Latin avis tarda atau aves tardas yang diberikan oleh Plinius Tua,Pliny the Elder, nama-nama ini disebutkan oleh Pierre Belon pada tahun 1555 dan Ulisse Aldrovandi pada tahun 1600. Kata tarda berasal dari tardus dalam bahasa Latin yang berarti "lambat" dan "sengaja", yang cenderung menggambarkan gaya berjalan khas spesies tersebut.

Deskripsi fisik

Semua spesies gaudya cukup besar, dengan dua spesies terbesar yakni gaudya Kori (Ardeotis kori) dan gaudya besar (Otis tarda), sering disebut sebagai burung terbang terberat di dunia. Pada kedua spesies terbesar, jantan besar melebihi berat 20 kg, berat rata-ratanya sekitar 13,5 kg dan dapat mencapai panjang total 150 cm. Spesies terkecil adalah gaudya cokelat kecil (Eupodotis humilis), yang panjangnya sekitar 40 cm dan berat rata-rata sekitar 600 g. Di sebagian spesies gaudya jantan , jauh lebih besar daripada betina, sering kali sekitar 30% lebih panjang dan terkadang lebih dari dua kali beratnya. Mereka termasuk kelompok burung yang paling dimorfik secara seksual. Hanya di gaudya yang hidup di Asia Selatan yang memiliki dimorfisme seksual kebalikannya, dengan betina dewasa sedikit lebih besar dan lebih berat daripada jantan.

Sayapnya memiliki 10 bulu primer dan 16-24 bulu sekunder. Ada 18-20 bulu di bagian ekornya. Bulunya sebagian besar samar.

Perilaku dan ekologi

Kalkun padang adalah burung omnivora, terutama memakan biji dan invertebrata. Mereka membuat sarangnya di tanah, membuat telur dan keturunannya yang sering kali sangat rentan terhadap pemangsaan. Mereka berjalan mantap dengan kaki dan jempol kaki yang kuat, mematuk makanan saat mereka pergi. Kebanyakan lebih suka berlari atau berjalan ketimbang terbang. Mereka memiliki sayap lebar yang panjang dengan ujung sayap yang "berjari", dan pola yang mencolok saat terbang. Banyak yang memiliki tampilan kawin yang menarik, seperti menggembungkan kantung tenggorokan atau meninggikan jambul berbulu yang rumit. Betina bertelur tiga sampai lima telur berbintik-bintik gelap di tanah, dan mengerami mereka sendiri.

Referensi

Catatan Kaki

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28961797 (2026-02-14T17:04:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.