Lompat ke isi

Ikan berminyak

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 08.29 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28589348; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ikan berminyak adalah ikan yang dagingnya mengandung minyak, umumnya ikan berdaging merah namun ikan berdaging putih juga memilikinya dalam jumlah yang lebih sedikit. Pada ikan merah, minyaknya dapat mencapai kadar 30 persen dari massa daging, tergantung spesiesnya. Pada ikan putih, minyak terkonsentrasi pada hatinya. Contoh ikan berminyak adalah sarden, teri, salmon, dan makerel.

Ikan berminyak merupakan sumber vitamin A dan vitamin D yang baik karena kedua vitamin tersebut larut dalam lemak. Ikan berminyak juga kaya kandungan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan. Meski demikian, ikan berminyak dapat memiliki kandungan kontaminan seperti merkuri dan dioksin dalam jumlah yang lebih tinggi dibandingkan ikan daging putih.

Referensi

Bahan bacaan terkait

  • Clover, Charles. 2004. The End of the Line: How overfishing is changing the world and what we eat. Ebury Press, London. ISBN 0-09-189780-7


Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28589348 (2025-11-21T14:40:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.