Lompat ke isi

Mandar talaud

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 08.39 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28318163; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Mandar talaud hanya dapat dijumpai di Pulau Karakelang, di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, yang merupakan wilayah paling utara Indonesia yang langsung berbatasan dengan negara Filipina.

Penemuan

Burung mandar talaud ditemukaan pada tanggal 6 September 1996.Setelah diamat-amati dan diteliti secara saksama, burung mandar talaud tersebut ternyata merupakan jenis burung baru untuk dunia ilmu pengetahuan. Dalam sebuah jurnal ilmiah burung, Forktail, penemuan tersebut lantas disiarkan ke seluruh dunia dan burung MZB 30.271 lantas diberi nama ilmiah Gymnocrex talaudensis.

Deskripsi

Kepala, leher, dan dada nya berwarna tua. Dan dagunya berwarna kehitaman.Perut sampai penutup ekor bawah kehitaman, seperti penutup ekor atas. Mata merah terang, dikelilingi oleh kulit gundul merah-jambu yang lebar dan bercak keperakan (di bagian belakang). Paruh kuning terang dengan sepertiga bagian belakangnya kusam. Tungkainya berwarna kuning, menjadi kemerahjambuan ke arah kaki. Burung ini mengucapkan serangkaian nada paling sedikit lima belas ulangan, nada panggilan tinggi peet-peet-peet.

Terancam punah

Mandar talaud adalah burung Indonesia yang berstatus terancam punah (EN), selain Angsa Batu Christmas (Papasula abbotti), Elang Jawa (Spizaetus bartelsi), gagak Flores (Corvus florensis), dan jalak putih (Sturnus melanopterus).

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28318163 (2025-11-03T11:04:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.