Lompat ke isi

Myllokunmingia

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 13.22 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29690883; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Myllokunmingia adalah ikan purba yang merupakan genus dari chordata basal yang hidup pada Kambrium Awal, sekitar . Fosilnya pertamakali ditemukan di serpih Maotianshan, Cina. Diperkirakan, Myllokunmingia adalah vertebrata atau hewan bertulang belakang, meski belum terbukti secara pasti. Myllokunmingia memiliki panjang 28 mm dan tinggi 6 mm.

Myllokunmingia merupakan salahsatu ikan craniata tertua yang pernah ada. Tampaknya tengkorak Myllokunmingia beserta strukturnya terbuat dari kartilago, karena tidak ada tanda biomineralisasi pada fosil spesimen.

Holotipenya ditemukan di bagian Yuanshan di Formasi Qiongzhusi, yang terletak di Zona Eoredlichia, dekat Haikou, Ercaicun, Kota Kunming, Yunnan, Cina.

Deskripsi

Hewan ini memiliki kepala dengan sirip dorsal yang berbentuk menyerupai layar yang mengarah kedepan, dengan ukuran 1.5 mm, juga sirip pelvis (kemungkinan berpasangan). Myllokunmingia memiliki lima atau enam kantong insang, dengan hemibranch. Didekat wajah, ada 25 segmen atau myomeres dengan chevron yang mengarah ke belakang. Ikan ini diperkirakan memiliki notokorda, pharinks, dan saluran pencernaan yang membentang hingga ujung terbelakang Myllokunmingia. Namun, mulutnya tidak bisa diidentifikasi dengan jelas. Hanya ada satu spesimen yang ditemukan. Spesimen itu ditemukan dengan kondisi ujung dari ekornya terkubur sedimen. Hanya ada satu spesies yang diketahui – Myllokunmingia fengjiaoa (Shu, Zhang & Han).

Lihat Pula

Referensi

Pranala luar


la:Myllokunmingia fengjiaoa


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29690883 (2026-09-03T01:23:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.