Lompat ke isi

Rangkong badak

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 17.30 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28102513; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Rangkong badak adalah atau dalam Bahasa Latinnya, buceros rhinoceros burung yang tinggal di hutan hujan tropis Kalimantan.

Karakteristik

Burung rangkong badak berukuran sangat besar, yaitu 110–127 cm. Burung ini adalah salah satu jenis dari burung rangkong yang terbesar. Burung ini hidup juga di hutan Sumatra, dan Jawa. Burung ini kehilangan tempat tinggal akibat eksploitasi hutan dan makanannya yang berkurang.

Sebagai lambang budaya

Dalam agama Kaharingan di Kalimantan, burung Rangkong badak (tingang) merupakan simbol "Alam Atas" yaitu alam kedewataan yang bersifat "maskulin". Di Kalimantan, burung Rangkong badak dipakai sebagai lambang negeri Sarawak, lambang provinsi Kalimantan Utara, satwa resmi Kalimantan Utara, simbol Universitas Lambung Mangkurat dan sebagainya. Burung Rangkong Badak merupakan lambang persatuan orang Dayak yang sering diwujudkan dalam bentuk ukiran pada Budaya Dayak.

Makanan

Ada 200 jenis pohon Ara yang menjadi pakan utama rangkong,termasuk rangkong badak. Dan bila dibanding burung lainnya, rangkong dianggap paling mampu dalam menebarkan biji ara, karena daya jelajahnya yang tinggi.


Lihat Pula

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28102513 (2025-10-18T07:21:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.