Lompat ke isi

Tikus batu laos

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 17.31 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29678952; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tikus batu laos (Laonastes aenigmamus) adalah jenis hewan pengerat dengan wajah menyerupai tikus tetapi ekornya lebih mirip ekor bajing, hidup di hutan Laos yang lokasinya terpencil. Tikus ini hidup di malam hari. Awalnya ahli biologi menyatakan bahwa mereka menemukan spesies baru yang disebut tikus batu Laos.

Tengkorak, gigi, rahang bawah, dan karakteristik lain yang dimiliki tikus Laos ini sama persis dengan fosil Diatomyidae yang ditemukan di Cina, Jepang, dan beberapa tempat lain di Asia. Artinya keduanya mungkin adalah hewan yang sama. Diatomyidae yang diperkirakan sudah punah 11 juta tahun lalu, ternyata memiliki keturunan yang bertahan di Laos.

Kemunculan hewan yang telah lebih dari 11 juta tahun menghilang ini sangat langka sehingga para palaeontolog menjulukinya sebagai Takson Lazarus, mengacu pada kisah Lazarus yang telah mati namun dihidupkan kembali.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29678952 (2026-08-31T13:02:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.