Lompat ke isi

Ulat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 6 September 2026 22.18 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29696098; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ulat adalah tahap larva dari anggota ordo Lepidoptera (ordo serangga yang terdiri dari kupu-kupu dan ngengat).

Seperti kebanyakan penamaan umum, penggunaan istilah ini sebenarnya tidak konsisten, sebab larva lalat gergaji juga sering disebut sebagai ulat. Baik larva lepidopteran maupun larva symphytan sama-sama memiliki bentuk tubuh eruciform.

Ulat sebagian besar merupakan spesies herbivora (folivora), tetapi tidak semuanya; beberapa persen (sekitar 1%) adalah insektivora, bahkan ada juga yang kanibal. Beberapa ulat memakan produk hewani lainnya; misalnya, ngengat pakaian memakan wol, sementara ngengat tanduk memakan kuku dan tanduk ungulata mati.

Ulat merupakan pemakan yang rakus. Banyak ulat yang menjadi hama pertanian serius. Kenyataannya banyak spesies ngengat yang lebih dikenal pada tahap ulatnya karena kerusakan yang ditimbulkan pada buah-buahan dan hasil pertanian lain, sedangkan ngengatnya bukan merupakan hama. Sebaliknya, berbagai spesies ulat sangat bermanfaat bagi manusia. Misalnya sebagai sumber sutra, makanan manusia dan hewan ternak, atau untuk pengendalian biologis tanaman hama (gulma).

Anatomi

  1. Kepala
  2. Dada
  3. Perut
  4. Spirakulum
  5. Kait anal
  6. Tungkai perut (abdominal)
  7. Segmen
  8. Tungkai dada (thoracis)
  9. Antena


Kebanyakan ulat memiliki badan panjang dan berbentuk gilig (silinder). Ulat memiliki tiga pasang tungkai yang sejati pada tiga segmen dada, ditambah dengan empat pasang tungkai semu yang disebut tungkai perut pada segmen tengah perut dan sering sepasang tungkai perut pada segmen perut terakhir. Ulat mempunyai sepuluh segmen perut.


Referensi

Lihat pula


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29696098 (2026-09-03T13:10:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.