Lompat ke isi

Tenofovir alafenamida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 08.38 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27769604; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tenofovir alafenamida adalah obat antivirus yang digunakan untuk melawan hepatitis B dan HIV. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi virus hepatitis B kronis (HBV) pada orang dewasa dengan penyakit hati yang terkompensasi dan diberikan dalam kombinasi dengan obat lain untuk pencegahan dan pengobatan HIV. Obat ini diminum.

Tenofovir alafenamida adalah penghambat transkriptase balik nukleotida dan merupakan bakal obat dari tenofovir. Obat ini dikembangkan oleh Gilead Sciences berdasarkan teknologi protein milik Chris McGuigan dan diaplikasikan dalam bentuk tenofovir alafenamida fumarat (TAF). Terkait erat dengan penghambat transkriptase balik yang umum digunakan yakni tenofovir disoproksil fumarat (TDF), TAF memiliki aktivitas antivirus yang lebih besar dan distribusi yang lebih baik ke dalam jaringan limfoid daripada obat tersebut. Obat ini disetujui untuk digunakan di AS untuk HIV pada tahun 2015, dan untuk hepatitis B pada tahun 2016. Tenofovir alafenamide merupakan formulasi baru dari tenofovir disoproxil, yakni jenis obat antivirus yang digunakan dalam pengobatan infeksi HIV (antiretroviral).

Obat kombinasi yang mengandung tenofovir alafenamida

Penelitian

Gilead mengumumkan uji klinis Fase III yang mengevaluasi regimen tablet tunggal yang menggabungkan tenofovir alafenamida dengan kobisistat, emtrisitabin, dan elvitegravir dan mengembangkan koformulasi obat dengan kobisistat, emtrisitabin, dan penghambat protease darunavir. Dalam studi selama 48 minggu yang membandingkan elvitegravir/kobisistat/emtrisitabin/tenofovir disoproksil dengan elvitegravir/kobisistat/emtrisitabin/tenofovir alafenamida, hasilnya menunjukkan efek obat yang lebih baru tidak kalah dengan agen yang sudah ada, tetapi pada dosis yang jauh lebih rendah dan dengan insiden efek samping yang lebih rendah seperti gangguan fungsi ginjal. FDA menyetujui regimen pengobatan berbasis TAF untuk pengobatan HIV-1 pada bulan November 2015. Genvoya adalah rejimen berbasis TAF pertama yang menerima persetujuan.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27769604 (2025-09-02T08:59:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.