Lompat ke isi

Eleksakaftor/tezakaftor/ivakaftor

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 13.20 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26435329; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Eleksakaftor/tezakaftor/ivakaftor, dijual dengan nama dagang Trikafta atau Kaftrio, adalah kombinasi obat yang digunakan untuk mengobati fibrosis sistik. Eleksacaftor/tezakaftor/ivakaftor terdiri dari kombinasi ivakaftor, pembuka saluran klorida, serta eleksakaftor dan tezacaftor, modulator CRTF.

Obat ini telah mendapat izin di Amerika Serikat untuk digunakan orang berusia dua tahun atau lebih yang mengalami fibrosis sistik dengan mutasi pada gen F508del atau mutasi lainnya pada gen CTRF. Obat ini juga telah mendapat izin di Kanada, Uni Eropa, dan Australia.

Efek samping

Efek samping yang paling umum (memengaruhi lebih dari 5% pasien) meliputi sakit kepala, infeksi saluran pernapasan atas, nyeri perut, diare, ruam, peningkatan alanina aminotransferase, hidung tersumbat, peningkatan kreatina fosfokinase dalam darah, peningkatan aspartat aminotransferase, hidung berair, rinitis, influenza, sinusitis, dan peningkatan bilirubin dalam darah.

Interaksi obat

Penggunaan bersama dengan penginduksi CYP3A tidak direkomendasikan. Dosis harus disesuaikan jika digunakan dengan penghambat CYP3A sedang atau kuat.

Obat lain yang berpotensi berinteraksi, yakni warfarin, digoksin, statin, gliburida, nateglinida, dan repaglinida.

Farmakologi

Fibrosis sistik dan CFTR

Fibrosis sistik adalah kelainan genetika autosomal resesif dari protein CTFR yang mengurangi transpor ion klorida dan natrium melalui membran sel. Hal tersebut membuat mukus yang disekresikan tubuh menjadi lebih pekat. Protein CTFR dapat ditemukan pada sel epitel paru-paru, hati, pankreas, saluran pencernaan, dan saluran reproduksi. CTFR memiliki peran dalam produksi mukus, keringat, dan cairan pencernaan. Mukus yang lebih pekat dapat menyebabkan peradangan, infeksi pernapasan, dan tersumbatnya saluran.

Cara kerja

Eleksakaftor/tezakaftor/ivakaftor adalah kombinasi tiga obat yang bekerja bersama untuk meningkatkan transpor ion klorida dan natrium serta memperbaiki pergeseran cairan yang tidak teratur pada fibrosis sistik. Efektivitasnya tergantung pada jenis mutasi fibrosis sistik yang dimiliki oleh pasien.


Potensiator saluran CFTR

Ivakaftor adalah potensiator molekul-kecil selektif dari protein CFTR yang meningkatkan kemampuan protein tersebut untuk membuka saluran klorida. Efektivitasnya sangat bergantung pada jumlah protein CFTR pada permukaan sel dan responsivitas dari protein CFTR mutan. Target utama ivakaftor adalah untuk mengobati mutasi gerbang CFTR kelas III seperti G551D serta mutasi lainnya yang kurang umum. Pada gambar kristal, ivakaftor ditampilkan sebagai model bola dan batang berwarna abu-abu di sudut kanan bawah, terikat pada CFTR yang terletak di celah yang dibentuk oleh heliks transmembran pada antarmuka protein-lipid.

Pengoreksi CRTF

Eleksakaftor dan tezakaftor berfungsi sebagai pengoreksi CFTR untuk memperbaiki pemrosesan F508del dengan mengikat protein CFTR guna meningkatkan ketersediaan protein CFTR di permukaan sel. Keduanya bekerja dengan memodulasi posisi protein CFTR agar berada pada posisi yang tepat di permukaan sel. Eleksakaftor menempel di lokasi yang berbeda dari tezakaftor.

Kombinasi dari meningkatnya jumlah protein CFTR di posisi yang tepat di permukaan sel dan pemotensian ivakaftor terhadap pembukaan saluran klorida menghasilkan peningkatan transpor ion klorida dan mengencernya sekresi mukus.

Farmakokinetik

Eleksakaftor/tezakaftor/ivakaftor utamanya dimetabolismekan oleh CYP3A4/5. Obat ini sebaiknya dikonsumsi dengan makanan tinggi lemak untuk meningkatkan penyerapan di usus. Nantinya, obat ini akan diekskresikan sebagai metabolit atau bentuk aslinya melalui feses dan sebagian kecil urin. Rata-rata waktu paruh efektif eleksakaftor, tezakaftor, dan ivakaftor masing-masing adalah 27,4 jam, 25,1 jam, dan 15 jam.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26435329 (2024-10-19T12:25:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.