Ioheksol
Ioheksol adalah agen kontras yang digunakan untuk pencitraan sinar-X, termasuk saat memvisualisasikan arteri, vena, ventrikel otak, sistem kemih, dan sendi, serta selama tomografi terkomputasi (CT scan). Obat ini diberikan melalui mulut, suntikan ke vena, atau ke dalam rongga tubuh.
Efek sampingnya meliputi muntah, kulit memerah, sakit kepala, gatal, masalah ginjal, dan tekanan darah rendah. Reaksi alergi atau sawan yang lebih jarang dapat terjadi. Alergi terhadap povidon iodin atau hewan air bercangkang tidak memengaruhi risiko efek samping lebih dari alergi lainnya. Penggunaan pada akhir kehamilan dapat menyebabkan hipotiroidisme pada bayi. Ioheksol adalah agen radiokontras non-ionik beryodium. Obat ini termasuk dalam keluarga osmolar rendah.
Ioheksol disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1985. Obat ini tercantum dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.
Kimia
Osmolalitas ioheksol berkisar dari 322 mOsm/kg—sekitar 1,1 kali lipat dari plasma darah—hingga 844 mOsm/kg, hampir tiga kali lipat dari darah. Meskipun ada perbedaan ini, ioheksol masih dianggap sebagai agen kontras dengan osmolalitas rendah; osmolalitas agen lama, seperti diatrizoat, mungkin lebih dari dua kali lipat lebih tinggi.
Efek samping
Efek samping yang paling umum setelah suntikan intravena adalah: nyeri di tempat suntikan (3%), penglihatan kabur (2%), mual (2%), aritmia (2%), perubahan rasa (1%), hipotensi (0,7%), dan muntah (0,7%).
Masyarakat dan budaya
Merek
Senyawa iodin ini dijual dengan merek dagang Omnipaque. Senyawa iodin ini juga dijual sebagai medium gradien densitas dengan nama Accudenz, Histodenz, dan Nycodenz.
Bentuk sediaan yang tersedia
Senyawa iodin ini tersedia dalam berbagai konsentrasi, dari 140 hingga 350 miligram iodin per mililiter. Ioheksol dapat diberikan secara intratekal, intravaskular, oral, rektal, intraartikular, atau ke dalam rongga tubuh.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27114761 (2025-04-06T12:05:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.