Lisdeksamfetamin
Lisdeksamfetamin, yang dijual dengan nama merek yang bermacam-macam, salah satunya Vyvanse, adalah obat yang digunakan untuk mengobati gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) pada anak berusia di atas lima tahun serta gangguan makan berlebihan sedang hingga parah pada orang dewasa. Cara mengonsumsi Lisdeksamfetamine adalah melalui mulut. Di Inggris, orang-orang biasanya lebih memilih metilfenidat dari pada obat ini. Biasanya, efek obat ini mulai timbul dalam waktu 2 jam dan bisa bertahan sampai 12 jam.
Umumnya, efek samping dari obat ini termasuk kehilangan nafsu makan, perasaan cemas, diare, insomnia, mudah tersinggung, dan mual-mual. Efek samping yang jarang terjadi, tetapi serius, termasuk mania,henti jantung mendadak pada mereka yang memiliki masalah jantung, dan psikosis. Menurut DEA, potensi penyalahgunaan obat ini tinggi. Sindrom serotonin dapat terjadi jika digunakan bersama dengan pengobatan tertentu lainnya. Penggunaan obat ini selama kehamilan dapat membahayakan bayi dan penggunaan selama menyusui tidak dianjurkan oleh produsen. Lisdeksamfetamin adalah stimulan sistem saraf pusat (SSP) yang bekerja setelah diubah oleh tubuh menjadi dekstroamfetamin. Secara kimia, lisdeksamfetamin terdiri dari asam amino L -lisin, yang terikat pada dekstroamfetamin.
Penggunaan lisdeksamfetamin untuk keperluan medis di Amerika Serikat disetujui pada tahun 2007. Pada tahun 2019, persediaan obat ini untuk sebulan di Inggris menghabiskan biaya sekitar £ 58 bagi Layanan Kesehatan Nasional Inggris, sedangkan di Amerika Serikat, biaya grosir untuk jumlah tersebut sekitar US$ 264. Pada tahun 2017, obat ini merupakan obat ke-91 yang paling sering diresepkan di Amerika Serikat, dengan jumlah peresepan mencapai lebih dari delapan juta. Obat ini tergolong zat yang dikendalikan Jadwal II di Inggris Raya dan zat yang dikendalikan Jadwal II di Amerika Serikat.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29320390 (2026-06-06T08:41:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.