Sitagliptin/metformin
Sitagliptin/metformin adalah obat diabetes kombinasi dosis tetap yang digunakan untuk mengobati diabetes melitus tipe 2. Obat ini dapat digunakan pada mereka yang gula darahnya tidak terkontrol dengan metformin dan sulfonilurea. Obat ini diminum.
Efek samping yang umum termasuk diare, sakit kepala, dan infeksi saluran napas atas. Efek samping yang serius mungkin termasuk asidosis laktat, pankreatitis, gula darah rendah, gagal jantung, nyeri sendi, dan reaksi alergi. Obat ini belum diteliti secara memadai pada wanita yang sedang hamil atau menyusui. Obat ini mengandung sitagliptin (penghambat dipeptidil peptidase-4) dan metformin (biguanida).
Kombinasi ini disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 2007. Obat ini tersedia sebagai obat generik.
Kegunaan medis
Di Amerika Serikat, sitagliptin/metformin diindikasikan sebagai tambahan untuk diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa dengan diabetes tipe 2.
Di Uni Eropa, sitagliptin/metformin diindikasikan sebagai tambahan untuk diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang dengan diabetes tipe 2; dalam kombinasi dengan sulfonilurea sebagai tambahan untuk diet dan olahraga "pada orang yang tidak terkontrol secara memadai pada dosis maksimal metformin dan sulfonilurea yang dapat ditoleransi; sebagai terapi kombinasi rangkap tiga dengan agonis reseptor proliferator peroksisom (PPAR, yaitu tiazolidindion) sebagai tambahan untuk diet dan olahraga pada orang yang tidak terkontrol secara memadai pada dosis maksimal metformin dan agonis PPAR yang dapat ditoleransi; dan sebagai tambahan untuk insulin sebagai tambahan untuk diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang ketika dosis insulin dan metformin yang stabil saja tidak memberikan kontrol glikemik yang memadai."
Pada bulan Desember 2020, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui perubahan pelabelan yang menyatakan bahwa sitagliptin, sitagliptin/metformin, dan sitagliptin/metformin lepas lambat tidak terbukti meningkatkan kontrol glikemik (gula darah) pada anak-anak berusia 10 hingga 17 tahun dengan diabetes tipe 2. Obat-obatan tersebut disetujui untuk meningkatkan kontrol gula darah pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas dengan diabetes tipe 2.
Masyarakat dan budaya
Merek
Pada tahun 2018, kombinasi ini dipasarkan dengan beberapa nama merek, termasuk Efficib, Janmet, Januet, Janumet, Jznumet, Ristaben Met, Ristfor, Siglimet, Sitamet, Sitar-M, Sliptin-M, Treviamet, Velmetia, Istamet, Emsita, Sitaglyn, Sitazit-M, dan Zaxoran.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28391612 (2025-11-09T14:15:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.