Pandemi Covid-19 di Nusa Tenggara Barat
Dari 8.607 kasus pandemi COVID-19 di Indonesia hingga 25 April, 153 kasus di antaranya berasal dari Nusa Tenggara Barat.
Kasus
Garis waktu
- Data di bawah merupakan garis waktu sebagaimana yang diumumkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Terdapat sejumlah perbedaan antara data yang diumumkan dengan siaran pers.
- 24 Maret
- Tambahan 1 kasus.
- 25 Maret
- Tambahan 1 kasus.
- 31 Maret
- Tambahan 2 kasus.
- 1 April
- Tambahan 2 kasus.
- 3 April
- Tambahan 1 kasus.
- 6 April
- Tambahan 3 kasus.
- 9 April
- Tambahan 6 kasus.
- 10 April
- Tambahan 9 kasus.
- 11 April
- Tambahan 2 kasus.
- 12 April
- Tambahan 10 kasus.
- 16 April
- Tambahan 8 kasus.
- 17 April
- Tambahan 6 kasus.
- 18 April
- Tambahan 4 kasus.
- 19 April
- Tambahan 6 kasus.
- 20 April
- Tambahan 11 kasus.
- 21 April
- Tambahan 21 kasus.
- 22 April
- Tambahan 15 kasus.
- 23 April
- Tambahan 7 kasus.
- 24 April
- Tambahan 38 kasus.
Sampel
Pengujian sampel dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratroium TCM RSUD Kota Mataram, Laboratroium TCM RSUD H. L. Manambai Abdulkadir, Laboratorium TCM RSUD R. Soedjono. Pengumuman jumlah sampel yang diperiksa baru diumumkan pada 19 April lewat siaran pers. Pada 23 April, jumlah sampel harian sudah melampaui angka 100.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18892782 (2021-08-03T00:42:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.