Lompat ke isi

Danau tektonik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 17.46 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23715890; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Danau tektonik adalah danau yang terbentuk karena adanya proses pergeseran atau pergerakan patahan atau lempeng (tektonisme). Gaya endogen membuat rekahan-rekahan di permukaan bumi hingga menghasilkan cekungan. Cekungan ini nantinya lambat laun terisi air dan membentuk danau. Danau tektonik umumnya memiliki perairan dalam dan tingkat kecerahan (kedalaman Secchi) yang umumnya tinggi.

Danau tektonik adalah salah satu sistem hidrobiologi yang paling menarik secara geologis yang ditemukan di permukaan bumi. Terbentuknya danau merupakan bukti melimpahnya aktivitas geologis yang terus-menerus membentuk dan membentuk kembali struktur fisik Bumi. Akibat gangguan vertikal atau horizontal jauh di dalam kerak bumi, lalu dikombinasikan oleh sungai atau curah hujan ataupun kombinasi keduanya, terbentuklah danau tektonik. Danau semacam itu ditemukan di seluruh dunia, meskipun tidak sesering danau glasial atau danau oxbow. Danau biasanya dihuni oleh spesies endemik.

Contoh

Berikut ini adalah contoh-contoh danau tektonik di antaranya:


Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23715890 (2023-06-20T07:03:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.