Lompat ke isi

Mecodema howittii

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 17.47 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28393422; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Mecodema howittii adalah spesies kumbang tanah dari famili Carabidae yang merupakan spesies endemik Selandia Baru. Spesies ini terbatas pada Semenanjung Banks di Wilayah Canterbury di Pulau Selatan, tempat di mana ia menjadi spesies carabid terbesar. Karena penyusutan wilayah persebaran historisnya, spesies ini saat ini diklasifikasikan sebagai spesies yang menurun menurut Sistem Klasifikasi Ancaman Selandia Baru (NZTCS). M. howittii bersifat nokturnal dan pemangsa, paling sering ditemukan di bawah batang kayu di habitat hutan dan padang rumput selama musim semi dan musim panas.

Taksonomi

M. howittii pertama kali dideskripsikan pada tahun 1867 oleh Francis de Castelnau berdasarkan spesimen yang dikumpulkan di dekat Christchurch. Julukan spesifiknya diberikan untuk menghormati pengumpulnya, ahli entomologi asal Australia, Godfrey Howitt. De Castelnau mencatat bahwa spesies ini merupakan spesies Mecodema terbesar yang pernah ia teliti.

Meskipun julukan spesifik yang dipilih oleh de Castelnau adalah howittii, para ahli entomologi selanjutnya sering menyebutnya sebagai M. howitti, meskipun dalam katalog Carabidae Selandia Baru oleh Larochelle dan Larivière, nama yang benar adalah M. howittii.

Spesies ini kemudian juga dideskripsikan dengan dua nama tambahan: Mecodema rectolineatum oleh Jules Putzeys pada tahun 1868, dan Mecodema walkeri oleh Thomas Broun pada tahun 1904. Kedua nama tersebut kemudian disinonimkan dengan M. howittii masing-masing oleh Henry Walter Bates pada tahun 1874 dan Everard Baldwin Britton pada tahun 1949.

Spesimen tipe spesies ini disimpan di Museo Civico di Storia Naturale Giacomo Doria di Genoa, Italia.

Deskripsi

M. howittii berukuran antara 26–31 mm (1,02–1,22 inci) panjangnya, menjadikannya spesies kumbang tanah endemik terbesar di antara sepuluh spesies yang ditemukan di Semenanjung Banks. Tubuhnya berwarna hitam seragam, dengan bagian puncak kepala yang halus dan agak cekung, serta memiliki titik-titik kecil yang samar atau tidak ada sama sekali. Labium-nya memiliki tiga titik kecil di kedua sisi pada bagian pangkal. Pronotum memiliki 10–12 titik kecil di sepanjang tepi lateral. Elytra menampilkan interval ketiga dan kelima yang datar, sementara interval lainnya bervariasi dalam tingkat kehalusan dan jumlah titiknya.

Sebaran

Spesies ini terbatas pada bagian tengah dan timur Semenanjung Banks, dan ditemukan di wilayah dataran rendah maupun di daerah dengan ketinggian lebih tinggi. Catatan sejarah menunjukkan bahwa M. howittii dahulu tersebar hingga ke Port Hills, tetapi pada tahun 1980-an populasinya di daerah tersebut telah punah, kemungkinan akibat penggundulan hutan besar-besaran pada abad ke-19 serta adanya predator mamalia introduksi seperti tikus dan mencit.

M. howittii menghuni sisa-sisa hutan podocarp dan hutan kayu keras, serta padang rumput, bahkan di habitat yang telah banyak mengalami perubahan seperti lahan penggembalaan. Spesies ini sering ditemukan di bawah batang kayu yang memberikan mikrohabitat dengan kelembapan tinggi dan tempat berlindung. Populasi di lahan penggembalaan diyakini bertahan di mikrohabitat sisa di mana kayu tumbang masih ada. Meskipun dahulu sangat umum ditemukan di punggung bukit tinggi tempat hutan telah ditebang dan batang kayu dibiarkan tergeletak di padang rumput, spesies ini akan menghilang ketika batang-batang kayu tersebut membusuk atau dibakar.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28393422 (2025-11-10T00:39:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.