Lompat ke isi

Gagal hati

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 17.47 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28476659; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Gagal hati adalah ketidakmampuan hati untuk menjalankan fungsi sintetis dan metabolisme normal sebagai bagian dari fisiologi normal. Terdapat dua bentuk penyakit ini, yaitu penyakit akut dan penyakit kronis (sirosis). Baru-baru ini, bentuk ketiga dari gagal hati yang dikenal sebagai gagal hati akut-kronis ( ACLF ) semakin dikenal.

Akut

Gagal hati akut didefinisikan sebagai "perkembangan cepat disfungsi hepatoseluler, khususnya koagulopati dan perubahan status mental ( ensefalopati ) pada pasien tanpa penyakit hati yang diketahui sebelumnya". :1557

Proses penyakit ini berhubungan dengan perkembangan koagulopati etiologi hati, dan perubahan tingkat kesadaran yang tampak secara klinis akibat ensefalopati hepatik . Beberapa tindakan penting harus segera dilakukan ketika pasien datang untuk mendapatkan perawatan medis. Diagnosis gagal hati akut didasarkan pada pemeriksaan fisik, temuan laboratorium, riwayat pasien, dan riwayat medis masa lalu untuk menentukan perubahan status mental, koagulopati, kecepatan timbulnya, dan tidak adanya penyakit hati yang diketahui sebelumnya. :1557

Definisi pasti dari "cepat" masih diperdebatkan, dan ada beberapa sub-divisi yang didasarkan pada waktu sejak timbulnya gejala hati pertama hingga timbulnya ensefalopati. Satu skema mendefinisikan "gagal hati akut" sebagai perkembangan ensefalopati dalam waktu 26 minggu sejak timbulnya gejala hati apa pun. Hal ini dibagi lagi menjadi “fulminant hepatic failure”, yang membutuhkan timbulnya ensefalopati dalam waktu 8 minggu, dan “subfulminant”, yang menggambarkan timbulnya ensefalopati setelah 8 minggu tetapi sebelum 26 minggu. Skema lain mendefinisikan “hiperakut” sebagai onset dalam 7 hari, “akut” sebagai onset antara 7 dan 28 hari, dan “subakut” sebagai onset antara 28 hari dan 24 minggu. :1557

Referensi

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28476659 (2025-11-14T05:20:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.