Lompat ke isi

Bromfeniramin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 17.49 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27780011; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Bromfeniramin merupakan obat antihistamin generasi pertama golongan propilamin (alkilamin). Obat ini digunakan untuk pengobatan gejala pilek dan rinitis alergi, seperti hidung berair, mata gatal, mata berair, dan bersin. Seperti halnya obat antihistamin generasi pertama lainnya, obat ini dianggap sebagai antihistamin yang menenangkan.

Obat ini dipatenkan pada tahun 1948 dan mulai digunakan secara medis pada tahun 1955. Pada tahun 2021, kombinasi dengan dekstrometorfan dan pseudoefedrin adalah obat ke-294 yang paling sering diresepkan di Amerika Serikat dengan lebih dari 500.000 resep.

Sejarah

Arvid Carlsson dan rekan-rekannya, yang bekerja di perusahaan Swedia AstraZeneca, berhasil memperoleh SSRI pertama yang dipasarkan, yakni zimelidin, dari bromfeniramin.

Efek Samping

Efek bromfeniramin pada sistem kolinergik mungkin termasuk efek samping seperti mengantuk, sedasi, mulut kering, tenggorokan kering, penglihatan kabur, dan peningkatan detak jantung. Obat ini terdaftar sebagai salah satu obat dengan aktivitas antikolinergik tertinggi dalam studi beban antikolinergik, termasuk gangguan kognitif jangka panjang.

Farmakologi

Bromfeniramin bekerja dengan bertindak sebagai antagonis reseptor histamin H1. Ia juga berfungsi sebagai agen antikolinergik yang cukup efektif, dan kemungkinan merupakan agen antimuskarinik yang mirip dengan antihistamin umum lainnya seperti difenhidramin.

Bromfeniramin dimetabolisme oleh isoenzim sitokrom P450 di hati.

Kimia

Bromfeniramin adalah bagian dari serangkaian antihistamin termasuk feniramin dan turunan halogenasinya dan lainnya termasuk fluorfeniramin, klorfeniramin, deksklorfeniramin, triprolidin, dan iodofeniramin. Antihistamin alkilamina terhalogenasi semuanya menunjukkan isomerisme optik; produk bromfeniramin mengandung rasemat bromfeniramin maleat, sedangkan deksbromfeniramin adalah stereoisomer dekstrorotari (tangan kanan).

Bromfeniramin adalah analog dari klorfeniramin. Satu-satunya perbedaan adalah atom klorin pada cincin benzena diganti dengan atom brom. Hal ini juga disintesis dengan cara yang analog.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27780011 (2025-09-05T02:47:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.