Lompat ke isi

Kefir

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 17.56 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27005459; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kefir (Rusia кефи́р kefir; secara internasional juga kephir) adalah produk susu asam kental dengan kandungan asam karbonat dan alkohol yang rendah, yang aslinya berasal dari wilayah Kaukasus. Minuman ini terbentuk dari susu dengan proses fermentasi. Kefir dikembangkan dengan memasukkan butiran kefir ke dalam susu sapi, kambing, atau domba. Kefir tradisional dibuat di dalam tas kulit kambing dan digantung di dekat pintu. Tas ini akan bergoyang ketika seseorang membuka pintu sehingga susu dan kefir akan tercampur.

Kefir merupakan salah satu jenis susu fermentasi dengan menggunakan biakan bibit berupa biji kefir, tetapi dapat juga menggunakan biakan bibit cair.

Asal mula kefir

Kefir telah dikenal dan dikonsumsi masyarakat Pegunungan Kaukasus Utara, Rusia, sejak lebih dari 1.400 tahun yang lalu. Konon biji kefir diberikan oleh Nabi Muhammad kepada rakyat Kaukasus dan menjadi semacam "pusaka" yang diwariskan secara turun temurun.

Istilah kefir berasal dari bahasa Turki, ke’if, yang berarti enak/keadaan (kondisi) yang baik. Dari wujudnya, kefir berbeda dari yogurt yang juga merupakan hasil fermentasi susu. Kefir berwujud cair, sedangkan yogurt berwujud kental.

Dugaan yang lebih memiliki landasan adalah bahwa nama kefir berasal dari kaafuura, yaitu nama mata air di surga yang airnya berwarna putih, harum baunya, dan lezat rasanya. Kata ini tercantum dalam Al Qur'an, yaitu pada Surah Al-Insan, ayat 5.

Komposisi mikroba kefir

Bakteri

Lactobacillus

Lactococcus dan lain-lain


Biakan bibit kefir

Untuk membuat kefir, digunakan biakan bibit yang terdiri atas beberapa mikroba. Kombinasi yang dapat digunakan terdiri atas , L. d. bulgaricus, , , , , dan . Kefir juga dapat dibuat dengan menggunakan bulk starter freeze drying. Aktivitas biakan bibit kefir mampu menghambat bakteri selama proses penyimpanan dingin.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27005459 (2025-03-07T14:00:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.