Lompat ke isi

Elbasvir

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 22.26 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27958104; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Elbasvir adalah obat yang disetujui oleh FDA pada bulan Januari 2016 untuk pengobatan hepatitis C. Obat ini dikembangkan oleh Merck & Co. dan menyelesaikan uji coba Fase III, digunakan dalam kombinasi dengan penghambat protease NS3/4A grazoprevir, baik dengan/atau tanpa ribavirin.

Elbasvir adalah penghambat NS5A yang sangat poten dan selektif terhadap kompleks replikasi NS5A virus hepatitis C. Obat ini hanya diteliti sebagai produk kombinasi dengan obat antivirus hepatitis C komplementer lainnya seperti grazoprevir dan MK-3682, dan belum jelas apakah elbasvir akan menunjukkan aktivitas antivirus yang kuat jika diberikan sendiri. Meskipun demikian, produk kombinasi jenis ini merupakan pendekatan paling sukses yang pernah dikembangkan untuk menyembuhkan hepatitis C, alih-alih hanya memperlambat perkembangan penyakit.

Interaksi

Elbasvir didegradasi oleh enzim hati CYP3A4. Kombinasi dengan obat-obatan yang menginduksi enzim ini seperti efavirenz, karbamazepin, atau St. John's wort dapat menyebabkan kadar plasma elbasvir yang rendah secara tidak efektif. Kombinasi dengan penghambat CYP3A4 dapat meningkatkan kadar plasma.

Farmakologi

Mekanisme kerja

Zat ini menghambat NS5A, suatu protein yang diperlukan untuk replikasi dan perakitan virus hepatitis C.

Farmakokinetik

Elbasvir mencapai konsentrasi plasma puncak tiga jam setelah pemberian oral bersamaan dengan grazoprevir (variasi antar pasien: tiga hingga enam jam). Pada pasien hepatitis C, konsentrasi stabil ditemukan setelah sekitar enam hari. Ikatan protein plasma lebih dari 99,9%; terutama dengan albumin dan glikoprotein asam alfa-1. Sebagian zat ini dioksidasi di hati, sebagian besar oleh enzim CYP3A4. Waktu paruh biologis rata-rata adalah 24 jam. Lebih dari 90% diekskresikan melalui feses, dan kurang dari 1% melalui urin.


Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27958104 (2025-10-12T16:07:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.