Lompat ke isi

Rifabutin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 22.26 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28656501; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Rifabutin (disingkat Rfb) adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati tuberkulosis dan mencegah serta mengobati Mycobacterium avium complex. Rifabutin biasanya hanya digunakan pada mereka yang tidak dapat mentoleransi rifampin seperti penderita HIV/AIDS yang mengonsumsi antiretroviral. Untuk tuberkulosis aktif, obat ini digunakan bersama obat antimikobakteri lainnya. Untuk tuberkulosis laten, obat ini dapat digunakan sendiri jika paparannya adalah dengan TB yang resistan terhadap obat.

Rifabutin disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1992. Obat ini tercantum dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.

Kegunaan medis

Rifabutin kini direkomendasikan sebagai pengobatan lini pertama untuk tuberkulosis (TB), tetapi rifampisin digunakan lebih luas karena harganya lebih murah. Namun karena patennya telah habis, harga keduanya kini sama.

Efek samping

Efek samping yang umum termasuk mulas, mual, ruam, sakit kepala, dan kadar neutrofil darah rendah. Efek samping lainnya termasuk nyeri otot dan uveitis, terutama ketika mengenai koloni Bartonella dan Babesia di kapiler badan siliaris pada ruang anterior mata. Meskipun tidak ditemukan bahaya selama kehamilan, tetapi belum diteliti dengan baik pada populasi tersebut. Rifabutin termasuk dalam keluarga obat rifamisin. Obat ini bekerja dengan menghalangi produksi RNA pada bakteri.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28656501 (2025-12-03T05:59:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.