Lompat ke isi

Pinus monophylla

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 22.29 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28512151; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pinus monophylla (Pinyon berdaun tunggal atau dieja piñon) merupakan salah satu spesies pinus pinyon yang termasuk dalam kelompok pinyon pine, dan merupakan tanaman asli Amerika Utara. Sebaran alaminya meliputi wilayah selatan Idaho, barat Utah, Arizona, barat daya New Mexico, Nevada, bagian timur dan selatan California, serta utara Baja California.

Tanaman ini tumbuh pada ketinggian sedang antara 1.200 hingga 2.300 meter di atas permukaan laut (sekitar 3.900–7.500 kaki), meskipun terkadang dapat ditemukan pada ketinggian serendah 950 meter (3.120 kaki) dan setinggi 2.900 meter (9.500 kaki). Spesies ini tersebar luas dan sering kali melimpah di wilayah tersebut, membentuk hutan terbuka yang luas dan kerap tumbuh bersama dengan pohon juniper dalam komunitas vegetasi yang dikenal sebagai pinyon-juniper woodland. Pinyon berdaun tunggal merupakan satu-satunya jenis pinus di dunia.

Keberadaan pada Masa Prasejarah

Pinus monophylla telah menjadi objek penelitian terkait keberadaannya pada masa prasejarah berdasarkan temuan fosil jarum daun yang ditemukan dalam tumpukan sarang tikus batu (packrat middens) serta catatan fosil serbuk sari. Ketiga subtipe pinus jarum tunggal ini (single-needled pinyon) mempertahankan wilayah sebaran yang khas selama sekitar 40.000 tahun terakhir. Namun, spesies yang hidup di wilayah utara (Pinus monophylla) mengalami perluasan wilayah yang signifikan di seluruh Utah dan Nevada sejak berakhirnya zaman Pleistosen, sekitar 11.700 tahun yang lalu. Varietas yang berasal dari California bagian selatan diketahui telah tumbuh di kawasan Taman Nasional Joshua Tree selama 47.000 tahun terakhir.

Kegunaan

Biji Pinus monophylla yang dapat dimakan, dikenal sebagai kacang pinus (pine nuts), dikumpulkan di seluruh wilayah persebarannya. Suku-suku penduduk asli Amerika di wilayah Great Basin secara tradisional menjadikan biji ini sebagai bahan makanan pokok. Selain itu, berbagai jenis burung dan mamalia juga memakan biji tersebut sebagai sumber makanan alami. Kerucut yang telah dipanggang dari pohon ini pun dapat dimakan dan memiliki cita rasa khas.

Individu diperbolehkan memanen biji pinus ini untuk keperluan pribadi di lahan milik Bureau of Land Management (BLM) dan Forest Service.

Pinyon berdaun tunggal juga dibudidayakan sebagai tanaman hias, terutama dalam taman yang menonjolkan tanaman asli, tahan kekeringan, atau ramah satwa liar, serta digunakan untuk lanskap alami. Di beberapa daerah, pohon ini dimanfaatkan sebagai pohon Natal. Pinyon jarang terlihat di pembibitan karena sulit berkecambah.

Rujukan

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28512151 (2025-11-17T00:27:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.