Lompat ke isi

Lobus temporalis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 22.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29454266; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Lobus temporalis adalah kawasan korteks otak besar yang terletak di bawah sulkus lateral di kedua belahan serebral otak mamalia.

Lobus temporalis berperan memperkuat ingatan visual, memproses input indra, memahami bahasa, menyimpan ingatan baru, emosi, dan mengambil kesimpulan atau arti.

Fungsi

Ingatan visual

Lobus temporalis mengandung hipokampus dan memainkan peran penting dalam pembentukan ingatan jangka panjang berlebihan yang dimodulasikan oleh amigdala.

Pemrosesan input indra

Pendengaran
Wilayah terdekat di bagian superior, posterior, dan lateral lobus temporalis terlibat dalam pemrosesan pendengaran tingkat tinggi. Lobus temporalis terlibat dalam persepsi auditori primer, seperti pendengaran, dan berisi korteks auditori primer. Korteks auditori primer menerima informasi penginderaan dari telinga dan wilayah sekunder memproses informasi menjadi sesuatu yang bermakna seperti kata-kata. Gyrus temporalis superior mencakup sebuah daerah (di dalam sulcus lateral) tempat sinyal auditori dari koklea pertama mencapai korteks serebral, lalu diproses korteks auditori primer di lobus temporalis kiri.
Penglihatan
Wilayah yang berkaitan dengan penglihatan di lobus temporalis menerjemahkan makna stimulus visual dan menciptakan pengenalan objek. Bagian ventral dari korteks temporalis tampaknya terlibat dalam pemrosesan visual stimulus kompleks tingkat tinggi seperti wajah (fusiform gyrus) dan pemandangan (parahippocampal gyrus). Bagian anterior dari arus ventral untuk pemrosesan visual ini terlibat dalam persepsi dan pengenalan objek.


Pemahaman bahasa

Lobus temporalis kiri berisi korteks auditori primer, penting untuk memproses semantik dalam percakapan dan penglihatan pada manusia. Wilayah Wernicke, yang membentang antara lobus temporalis dan parietalis, memainkan peran penting (bersama wilayah Broca di lobus frontalis) dalam pemahaman percakapan. Fungsi lobus temporalis kiri tidak terbatas pada persepsi tingkat rendah, tetapi juga pemahaman, pemberian nama, dan ingatan verbal.

Ingatan baru

Lobus temporalis medial (dekat bidang sagittal) diduga terlibat dalam mengode ingatan jangka panjang deklaratif. Lobus temporalis medial mencakup hipokampus, penting untuk penyimpanan ingatan, karena itu kerusakan di kawasan ini mengakibatkan kegagalan pembentukan ingatan baru yang berujung pada amnesia anterograde permanen atau sementara.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29454266 (2026-07-13T18:41:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.