Lompat ke isi

Tumor vulva

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 22.40 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28418770; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tumor vulva adalah segala bentuk neoplasma yang tumbuh pada vulva. Neoplasma vulva dan vagina menyumbang persentase kecil (sekitar 3%) dari keseluruhan kanker genital wanita. Tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Neoplasma vulva diklasifikasikan berdasarkan morfologi, dibagi menjadi lesi kistik, lesi padat, dan jenis campuran lainnya. Kanker vulva secara spesifik merujuk pada neoplasma ganas yang berawal dari epitel vulva, sementara sarkoma vulva berkembang dari sel non-epitel, seperti tulang, tulang rawan, lemak, otot, pembuluh darah, atau jaringan ikat dan penyokong lainnya. Jaringan epitel dan mesenkimal adalah sumber utama munculnya tumor vulva.

Neoplasma vulva yang ganas menyumbang 6% dari seluruh kanker organ reproduksi dan 0,7% dari total kasus kanker pada wanita di Amerika Serikat. Secara statistik, satu dari setiap 333 wanita berisiko mengembangkan kanker vulva. Di Amerika Serikat, kanker vulva mencakup hampir 6% dari kanker organ reproduksi wanita dan 0,7% dari semua kasus kanker pada wanita. Pada tahun 2018, tercatat 5.496 wanita didiagnosis dengan kanker vulva dan 1.316 wanita meninggal karena penyakit tersebut. Tumor vulva yang ganas dapat berkembang pada tepi dalam labia mayora, labia minora, klitoris, atau kelenjar Bartholin. Penelitian mutakhir dalam pencegahan kanker vulva mencakup investigasi penggunaan onkogen, gen penekan tumor, serta pendekatan pengobatan seperti bedah, radioterapi, kemoterapi, dan pemetaan kelenjar getah bening.

Referensi

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28418770 (2025-11-12T05:15:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.