Lompat ke isi

Bismut subsitrat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 22.55 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28597449; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Bismut subsitrat adalah garam bismut yang digunakan dalam kombinasi dengan antibiotik dan penghambat pompa proton untuk pengobatan infeksi akibat bakteri Helicobacter pylori.

Kombinasi dosis tetapnya dengan antibiotik metronidazol dan tetrasiklin dijual dengan nama dagang Pylera.

Efek samping

Efek samping yang diketahui dari garam bismut, termasuk bismut subsitrat, adalah penggelapan lidah dan tinja yang tidak berbahaya dan dapat disembuhkan dengan pembentukan bismut sulfit. Efek samping lain dari terapi kombinasi yang mengandung bismut sering kali sulit ditentukan pada komponen tertentu.

Interaksi

Penyerapan bismut subsitrat ditingkatkan dengan ranitidin dan omeprazol.

Farmakologi

Mekanisme kerja

Mekanisme kerja bismut subsitrat belum diketahui. Cara kerjanya diduga mengganggu fungsi membran sel bakteri, sintesis protein dan dinding sel, enzim urease, adhesi sel, ATP sintase, dan mekanisme transpor besi.

Properti kimia

Bismut subsitrat adalah garam bismut (Bi3+), kalium (K+) dan sitrat (C6H4O74−) dengan perbandingan molar sekitar 1:5:2, dengan 3 mol air. Ini mengandung sekitar 25,6% (persen massa) bismut, yang merupakan moitas aktif, dan 22,9% kalium. Sumber lain memberikan rasio konstituen yang agak berbeda.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28597449 (2025-11-22T02:24:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.