Lompat ke isi

Kathrin Barboza Márquez

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 22.56 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29365464; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kathrin Barboza Márquez, lahir pada tahun 1983 di Cochabamba. Ia adalah seorang ahli biologi Bolivia dengan spesialisasi dalam studi mamalia. Pada tahun 2006, bersama seorang rekannya, Aideé Vargas, ia menemukan kembali Lonchorhina aurita, spesies kelelawar yang dianggap punah di Bolivia. Melalui beberapa hibah yang diterimanya, ia dapat mempelajari kelelawar di Amerika Latin dan Spanyol hingga meraih gelar doktornya. Penelitiannya tentang spesies kelelawar yang ada, konservasinya, dan metode inventarisasi, khususnya bioakustik, telah dikenal dan diakui dengan memperoleh beberapa penghargaan.

Biografi

Kathrin Marquez lahir pada tahun 1983 dan dibesarkan di Cochabamba. Ia sangat tertarik pada bidang biologi, meskipun ia pernah diramalkan akan mati kelaparan jika memilih bidang ini, ia belajar di Universidad Mayor de San Simón. Pada tahun 2003, Kathrin Márquez terdaftar dalam program biologi dengan spesialisasi konservasi dan ingin menekuni primatologi, tetapi tidak ada spesialis di lingkungannya. Setelah kalah taruhan, ia harus menghadiri kuliah yang diberikan oleh Luis Aguirre, seorang ahli kelelawar, mamalia yang dipandang negatif di Bolivia. "Saya pergi dan langsung terpikat oleh semua yang saya dengar": ia kemudian mengambil spesialisasi dalam studi kelelawar. Ia berlatih bioakustik di bawah bimbingan ilmuwan dan ahli ekologi Jerman Elisabeth Kalko.

Karya

Penelitian yang dilakukan oleh Kathrin Marquez berfokus secara umum pada kelelawar, dan konservasinya di Bolivia secara khusus. Dia telah memanfaatkan penangkapan kelelawar untuk mengukur dan melakukan analisis genetika, lalu menggunakan pendengaran ultrasonik, bioakustik, untuk menentukan spesies mana yang berburu dan di mana, juga teknik-teknik yang di dalamnya dia membawa inovasi dalam metodologi yang diambilnya.

Melalui hibah yang diperolehnya tahun 2007 dari Smithsonian Tropical Research Institute , ia melakukan penelitian di Pulau Barro Colorado di Panama. Proyeknya bertujuan untuk memahami pengaruh batas hutan dan pulau terhadap habitat populasi kelelawar di pulau tersebut.

Setelah pekerjaan ini, ia memenangkan hibah National Geographic. Pendanaan tersebut memungkinkannya untuk melakukan penelitian tentang bioakustik dan pelacakan radio kelelawar di savana Beni di Bolivia utara. Ia menciptakan salah satu perpustakaan frekuensi ekolokasi pertama untuk kelelawar pemakan serangga di Bolivia: "Mendengarkan mereka adalah emosi yang tak terlukiskan; ini tentang membuat terdengar apa yang tidak dapat didengar siapa pun". Pola panggilan, frekuensi, durasi, dan interval antar pulsa direkam untuk menentukan apakah kelelawar sedang berkomunikasi atau mencari makan. Rekaman ini juga membantu mengidentifikasi spesies mana yang hidup di daerah tertentu. Kemudian ia berkolaborasi dengan ilmuwan lain dalam sebuah studi tentang ektoparasit pada populasi kelelawar savana. Tim tersebut telah mengkatalogkan lebih dari dua puluh morfotipe tungau dan kutu.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29365464 (2026-06-20T03:25:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.