Lompat ke isi

Didier Queloz

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 9 September 2026 06.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Didier Queloz, 2012 (cropped)

Didier Patrick Queloz (lahir 23 Februari 1966) adalah astronom asal Swiss yang menemukan beberapa eksoplanet di Grup Astrofisika Cavendish Laboratory, Cambridge, dan Universitas Jenewa. Queloz, Michel Mayor, dan Jim Peebles dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 2019.[1]

Pada tahun 1995, Queloz menjalani pendidikan S3 di Universitas Jenewa. Ia dan Michel Mayor, dosen pembimbingnya, menemukan eksoplanet pertama yang mengitari bintang urutan utama.[2] Atas penemuan ini, mereka dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika 2019.

Queloz menganalisis 51 Pegasi menggunakan pengukuran kecepatan radial (spektroskopi Doppler) dan spektrograph ELODIE di Observatorium Haute-Provence. Ia terkejut karena menemukan planet dengan masa orbit 4,2 hari. Ia awalnya melakukan analisis ini untuk melatih keterampilannya.[3] Planet 51 Pegasi b ini bertentangan dengan teori pembentukan planet yang disepakati saat itu.


Pranala luar

Referensi

  1. The Nobel Prize in Physics 2019. Nobel Media AB.
  2. Dennis Overbye. Finder of New Worlds. The New York Times. 12 May 2013.
  3. Mayor, Michael. A Jupiter-mass companion to a solar-type star. Nature. 1995. Vol. 378 (6555). hlm. 355–359. doi:10.1038/378355a0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27970334 (2025-10-15T10:24:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.