Proliferasi nuklir

Proliferasi nuklir adalah penyebaran senjata nuklir, material fisi, serta teknologi dan informasi nuklir yang dapat diterapkan untuk membuat senjata kepada negara-negara yang tidak diakui sebagai "Negara Senjata Nuklir" oleh Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir, yang umumnya dikenal dengan Perjanjian Nonproliferasi atau NPT. Proliferasi nuklir ditentang oleh banyak negara yang memiliki atau tanpa senjata nuklir, karena pemerintah khawatir bahwa dengan lebih banyaknya negara yang memiliki senjata nuklir, maka akan meningkatkan kemungkinan perang nuklir, destabilisasi hubungan internasional atau regional, dan melanggar kedaulatan nasional negara bangsa.
Riset dan pengembangan senjata nuklir awalnya dilakukan saat Perang Dunia II oleh Amerika Serikat (bersama Britania Raya dan Kanada), Jerman, Jepang, dan Uni Soviet. Amerika Serikat adalah negara pertama dan satu-satunya negara yang menggunakan senjata nuklir dalam peperangan, ketika ia menyerang Jepang dengan dua bom atom pada bulan Agustus 1945. Setelah menyerah dan perang berakhir, Jerman dan Jepang tidak lagi terlibat dalam penelitian senjata nuklir. Pada bulan Agustus 1949, Uni Soviet menguji senjata nuklirnya, menjadi negara kedua yang meledakkan bom nuklir.[1] Britania Raya pertama kali menguji coba senjata nuklirnya pada bulan Oktober 1952. Prancis pertama kali menguji senjata nuklir pada tahun 1960. Tiongkok meledakkan senjata nuklir pertamanya pada tahun 1964. India melakukan uji coba nuklir pertamanya pada tahun 1974, yang kemudian mendorong Pakistan untuk mengembangkan senjata nuklirnya sendiri, dan ketika India melakukan uji coba nuklir kedua pada tahun 1998, Pakistan mengikutinya dengan melakukan serangkaian uji coba nuklirya sendiri. Pada tahun 2006, Korea Utara melakukan uji coba nuklir pertamanya.
Bacaan lanjutan
- Bas, Muhammet A., and Andrew J. Coe. "A dynamic theory of nuclear proliferation and preventive war." International Organization 70.4 (2016): 655-685 online.
- Cimbala, Stephen J. "Nuclear proliferation in the twenty-first century: realism, rationality, or uncertainty?." Strategic Studies Quarterly 11.1 (2017): 129–146. online
- Cohen, Michael D., and Aaron Rapport. "Strategic surprise, nuclear proliferation and US foreign policy." European Journal of International Relations 26.2 (2020): 344-371 online.
- Dunn, Lewis A., and William H. Overholt. "The next phase in nuclear proliferation research." Asia's Nuclear Future/h (Routledge, 2019) pp. 1–33.
- Lanoszka, Alexander. "Nuclear proliferation and nonproliferation among soviet allies." Journal of Global Security Studies 3.2 (2018): 217-233 online.
- Lanoszka, Alexander. Atomic Assurance: The Alliance Politics of Nuclear Proliferation. (Cornell University Press, 2018); case studies of West Germany, Japan, and South Korea.
- Lavoy, Peter, ed. Nuclear Weapons Proliferation in the next decade (Routledge, 2020).
- Narang, Vipin. "Strategies of nuclear proliferation: How states pursue the bomb." International Security 41.3 (2017): 110-150 online.
- Narang, Vipin. 2022. Seeking the Bomb: Strategies of Nuclear Proliferation. Princeton University Press.
- Rezaei, Farhad. "The American response to Pakistani and Iranian nuclear proliferation: a study in paradox." Asian Affairs 48.1 (2017): 27-50 online.
- Sagan, Scott. 2011. "The Causes of Nuclear Weapons Proliferation." Annual Review of Political Science.
- Smetana, Michal. Nuclear Deviance: Stigma Politics and the Rules of the Nonproliferation Game ( Palgrave Macmillan, 2020). online H-DIPLO review
Pranala luar
- Ploughshares Fund Video: A World Without Nuclear Weapons
- National Counterproliferation Center – Office of the Director of National Intelligence
- Official website of the International Atomic Energy Agency (IAEA)
- Bulletin of the Atomic Scientists – A non-technical public policy and global security magazine that has reported on nuclear proliferation issues since 1945.
- Campaign for Nuclear Disarmament or CND, is a UK-based non-proliferation movement based in the UK which advocates a complete ban on all nuclear weaponry.
- Carnegie Endowment for International Peace's Nonproliferation Website
- Center for Arms Control and Non-Proliferation
- Council for a Livable World
- Federation of American Scientists
- International Physicians for the Prevention of Nuclear War or IPPNW, is a US-based non-proliferation movement advocating amongst other things, a complete ban on all nuclear weaponry.
- International Society for the Prevention of Nuclear War or ISPNW, is a US-based non-proliferation movement advocating the full control of the world's nuclear arsenal by a restructured UN.
- Monterey Institute of International Studies, Center for Nonproliferation Studies
- Disarmament, arms control and non-proliferation - Stockholm International Peace Research Institute
Referensi
- ↑ Nash, Gary B., Julie Roy Jeffrey, John R. Howe, Peter J. Frederick, Allen F. Davis, Allan M. Winkler, Charlene Mires, and Carla Gardina Pestana. The American People, Concise Edition Creating a Nation and a Society, Combined Volume (6th Edition). New York: Longman, 2007.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26070743 (2024-07-21T17:55:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.