Lompat ke isi

Sistem akhir

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 23.08 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Black Business Man On The Phone And Computer Cartoon

Dalam Istila jaringan komputer, perangkat seperti komputer, telepon, atau perangkat berbasis internet yang terhubung ke suatu jaringan sering disebut sebagai Sistem akhir atau Stasiun akhir. Istilah ini digunakan karena perangkat tersebut berada di tepi jaringan dan menjadi titik awal maupun akhir komunikasi data.[1] Pengguna akhir berinteraksi secara langsung dengan sistem akhir untuk memperoleh informasi atau menggunakan layanan yang disediakan.[2]

Sistem akhir yang terhubung ke internet juga dikenal sebagai host internet, karena perangkat tersebut menjalankan aplikasi internet, seperti peramban web atau perangkat lunak klien surat elektronik. Sistem akhir internet tidak terbatas pada perangkat yang digunakan langsung oleh manusia. Perangkat ini juga mencakup peladen, seperti peladen surel, peladen web, dan peladen pangkalan data, yang beroperasi tanpa interaksi langsung dengan pengguna akhir.

Seiring berkembangnya konsep Internet untuk segala, berbagai perangkat nontradisional turut berfungsi sebagai sistem akhir. Perangkat rumah tangga, seperti peralatan dapur dan sistem otomasi rumah, serta perangkat portabel seperti komputer genggam dan kamera digital, kini dapat terhubung ke internet dan berpartisipasi dalam komunikasi jaringan sebagai sistem akhir.

Sistem akhir umumnya tidak terhubung secara langsung satu sama lain melalui satu tautan komunikasi tunggal, melainkan melalui perangkat pengalih jaringan yang disebut perute. Informasi yang dikirim dari sistem pengirim ke sistem penerima melewati serangkaian tautan komunikasi dan perute. Jalur yang dilalui oleh data tersebut dikenal sebagai perute atau lintasan jaringan.

Perute pengiriman dan penerimaan data tidak selalu sama dan dapat berubah selama proses transmisi akibat perubahan topologi jaringan atau kondisi lalu lintas. Sistem jaringan biasanya memilih perute yang dianggap paling efisien, seperti rute tercepat atau dengan biaya terendah. Bagi pengguna akhir, proses pengalamatan dan pemilihan rute ini dirancang agar berlangsung secara transparan tanpa memerlukan intervensi langsung.[3]

Lihat juga

Referensi

  1. ES - IS. www.erg.abdn.ac.uk.
  2. What is an endpoint? Endpoint definition. www.cloudflare.com.
  3. Computer Networking: A Top-down Approach. Addison-Wesley. 2010. ISBN 978-0-13-607967-5.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28806895 (2026-01-13T09:25:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.