Lompat ke isi

Penelusuran masalah

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 03.34 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28891806; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Penelusuran masalah () merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan, dan proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Penelusuran masalah umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti pada bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan kelistrikan. Dalam dunia komputer, segala sesuatu yang berhubungan dengan komputer disebut sebagai 'penelusuran masalah'. Untuk permasalahan dengan peranti lunak sebaiknya dilakukan deteksi sederhana dahulu seperti pemeriksaan berkas-berkas yang terhubung dengan peranti lunak atau spesifikasi persyaratan (requirement spec) dari peranti lunak. Apabila permasalahanya cukup rumit, sebaiknya pasang ulang peranti lunak tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaikinya.

Pengertian

Kata troubleshooting adalah istilah dalam bahasa Inggris untuk penelusuran masalah, yang merujuk kepada sebuah masalah yang perlu dicari sumbernya. Penelusuran masalah merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Penelusuran masalah terkadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Penelusuran masalah pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan kelistrikan.

Kenapa melakukan penelusuran masalah?

Penelusuran masalah dilakukan jika terdapat gangguan-gangguan sebagai berikut:

  • Masalah virus
  • Rusaknya komponen atau berkas sistem operasi yang terhapus
  • Kesalahan dalam register ketika menyunting (Regedit)
  • Tidak tersambungnya harddisk ke sistem
  • Galat operasi sistem
  • Daya tampung berkas berlebihan, sehingga memori melemah
  • Tidak tersambungnya kabel data harddisk dengan papan induk
  • Konektor daya tidak terhubung ke komponen
  • Catu daya bermasalah atau rusak
  • Kotornya slot pada papan induk

Catatan kaki

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28891806 (2026-01-25T15:53:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.