Lompat ke isi

Inframerah pandang depan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 08.28 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22106081; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Sensor inframerah pandang depan (bahasa Inggris: forward looking infrared, FLIR), biasanya digunakan pada pesawat militer dan sipil, menggunakan teknologi pencitraan yang merasakan radiasi inframerah.

Sensor ini dipasang pada kamera inframerah pandang depan serta dari pencitraan kamera yang menggunakan deteksi termal lainnya. FLIR mendeteksi radiasi inframerah yang biasanya dipancarkan dari sumber panas (radiasi termal), untuk menciptakan sebuah "gambar" yang dikumpulkan untuk menghasilkan video.

Alat ini dapat digunakan untuk membantu pilot dan pengemudi dalam mengarahkan kendaraan mereka di malam hari dan dalam kabut, atau untuk mendeteksi benda-benda hangat dengan latar belakang yang dingin. Panjang gelombang inframerah yang dideteksi oleh kamera pencitraan termal adalah 3 hingga 12 μm, berbeda jauh dengan penglihatan malam yang beroperasi pada rentang cahaya tampak dan inframerah-dekat (0,4-1,0 μm).

Referensi


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22106081 (2022-11-26T12:20:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.