Alat Ebert
Alat Ebert adalah sebuah pengukuran untuk menilai apakah suara sintetis berbasis komputer dapat menyampaikan lelucon dengan keterampilan yang cukup untuk membuat orang tertawa. Alat ini pertama kali diajukan oleh Roger Ebert, seorang kritikus film terkenal, pada konferensi TED 2011. Tujuan dari alat ini adalah untuk menantang pengembang perangkat lunak agar suara terkomputerisasi bisa menguasai aspek-aspek seperti intonasi, penyampaian, waktu, dan irama elemen-elemen yang penting dalam cara manusia menyampaikan lelucon.
Alat Ebert mirip dengan Alat Turing yang diperkenalkan oleh Alan Turing pada tahun 1950. Tes Turing bertujuan untuk mengukur kemampuan komputer dalam menunjukkan perilaku yang cerdas, dengan cara menghasilkan kinerja yang tidak bisa dibedakan dari perilaku manusia.
Jika komputer bisa berhasil menceritakan lelucon, serta melakukan pengaturan waktu dan penyampaian sebaik Henny Youngman, maka itulah suara yang saya inginkan. — Roger Ebert pada tahun 2011
Pada tahun 2006 Roger Ebert kehilangan suaranya setelah menjalani operasi untuk mengobati kanker. Untuk membantunya berkomunikasi kembali, ia bekerja sama dengan CereProc, sebuah perusahaan asal Skotlandia yang mengembangkan perangkat lunak text-to-speech (TTS) khusus bagi orang-orang yang kehilangan kemampuan bicara.
CereProc menciptakan suara sintetis yang mirip dengan suara asli Ebert, dengan menggunakan rekaman panjang yang pernah dibuat Ebert sebelum kehilangan suaranya. Mereka juga menggunakan audio dari komentar DVD dan rekaman lainnya untuk menyempurnakan hasilnya.
Ebert pertama kali menggunakan suara buatan ini di depan publik pada 2 Maret 2010, dalam penampilannya di acara The Oprah Winfrey Show.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28846205 (2026-01-16T05:35:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.