Lompat ke isi

Faktor pencilan setempat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 03.40 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29187978; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam deteksi anomali, faktor pencilan setempat (, disingkat LOF) adalah algoritma untuk mencari titik-titik data yang menyimpang (anomali) dengan mengukur simpangan setempat tiap titik data terhadap para tetangganya. Algoritma ini diusulkan oleh Markus M. Breunig, Hans-Peter Kriegel, Raymond T. Ng, dan Jörg Sander pada tahun 2000.

LOF menggunakan konsep yang sama dengan DBSCAN dan OPTICS, yaitu konsep "jarak inti" dan "jarak keterjangkauan" yang sering dipakai dalam perkiraan kerapatan setempat.

Penjelasan sederhana

Faktor pencilan setempat menggunakan konsep kerapatan setempat (kerapatan lokal), yaitu jarak ke k tetangga terdekat dipakai untuk memperkirakan kerapatannya. Dengan membandingkan kerapatan setempat suatu titik dengan kerapatan setempat para tetangganya, kita dapat menentukan wilayah yang memiliki kerapatan yang mirip dan titik-titik yang memiliki kerapatan yang lebih rendah daripada para tetangganya. Titik-titik itulah yang disebut sebagai pencilan.

Kerapatan setempat diperkirakan dengan menghitung jarak suatu titik yang dapat "dijangkau" dari para tetangganya.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29187978 (2026-05-02T15:36:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.